Indonesia Berdakwah

Terlilit Pinjol Kepala Minimarket Alfamart di Tasikmalaya Bobol Toko

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, saat menggelar konferensi pers penangkapan dua tersangka pembobol Alfamart di Mapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (7/10/2021). [Transindonesia.co /Humas Polres Tasikmalaya Kota]

TRANSINDONESIA.CO | Polres Tasikmalaya Kota, menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus pencurian toko Alfamart di wilayah Gobras, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, salah satunya merupakan karyawan Alfamart tersebut.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, mengatakan awalnya polisi menerima laporan kejadian pembobolan Alfamart di Gobras dari salah seorang pegawai toko itu yang berinisial IP, pada Selasa 28 September 2021. Kemudian, setelah dilakukan penyelidikan, didapati dua tersangka, yang salah satunya adalah IP, karyawan Alfamart yang membuat laporan.

“Salah satu pelaku ini adalah karyawan di toko tersebut,” kata Aszhari dikutip dari keterangannya, Jumat (8/10/2021).

Aszhari menjelaskan, IP melakukan aksinya dengan dibantu kawannya yang berinisial AF. Kedua tersangka itu masuk ke Alfamart dengan membongkar pintu belakang pada malam hari. Dari toko itu, kedua tersangka mengambil sejumlah barang, seperti rokok dan susu, untuk dijual kembali.

Tersangka IP, yang notabene karyawan di toko itu, kemudian menutupi kasus itu. Barang bukti berupa rekaman kamera pengawas (CCTV) telah dibakar di rumahnya. IP kemudian membuat laporan kepada aparat kepolisian, agar timbul anggapan seolah orang luar yang membobol Alfamart.

“Pelaku sudah tahu titik CCTV dipasang. Jadi mereka sempat merusak CCTV itu. Kita dapati barang bukti recorder CCTV itu dibakar di rumah salah satu pelaku,” kata Kapolres.

Berdasarkan pengakuan IP, Aszhari menyebutkan, aksi itu dilakukan karena yang bersangkutan terlilit utang dari pinjaman online (pinjol). Alhasil, IP nekat membobol toko tempatnya bekerja.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP. “Ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun,” kata Aszhari.

Kepada wartawan, tersangka IP mengaku baru sekali membobol toko tempatnya bekerja selama 10 tahun itu. Ia membobol karena terlilit utang pinjol.

“Uangnya buat gali lubang tutup lubang pinjaman online. Utangnya 30 juta,” katanya.[amh]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.