Indonesia Berdakwah

Taliban Minta AS Cairkan Aset Keuangan Afghanistan

Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Muttaqi memberi keterangan pers di Kabul, Afghanistan, 14 September 2021. [AFP]

TTANSINDONESIA.CO | Taliban Afghanistan pada Sabtu (9/10) mendesak Amerika Serikat (AS) untuk mencairkan cadangan bank sentral Afghanistan. Desakan itu disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi AS di Qatar, dialog tatap muka pertama pada tingkat senior sejak kelompok Islamis itu merebut kekuasaan di Afghanistan setelah AS menarik mundur pasukannya pada akhir Agustus.

Penjabat Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Muttaqi yang menghadiri perundingan dua hari di ibu kota Qatar, Doha, mengatakan perwakilan AS dalam sesi pembukaan berjanji akan mempertahankan bantuan kemanusiaan ke negara yang bergolak itu dan akan menawarkan vaksin virus corona ke Afghanistan.

Dalam pesan audio dari Taliban kepada wartawan, Muttaqi mengatakan mereka membahas “dimulainya babak baru” antara kedua pihak. yang pernah bermusuhan dalam pendudukan AS di Afghanistan selama hampir 20 tahun.

“Perlunya membentuk hubungan positif yang baik satu sama lain dan setara ditekankan dalam diskusi itu. Kami menekankan pentingnya pencairan aset-aset keuangan Afghanistan pasca situasi sulit yang dihadapi Afghanistan,” kata Menlu.

Washington telah membekukan aset Afghanistan bernilai miliaran dolar , kebanyakan disimpan dalam cadangan federal AS, sejak Taliban merebut kontrol negara itu. Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) juga telah memblokir bantuan pembangunan, karena mengkhawatirkan situasi HAM di bawah kekuasaan Taliban. [vm/ft]

Sumber: Voaindonesia

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.