Indonesia Berdakwah

Maslab Raya Minta Erik – Ellya Akselarasi Bolo Labuhanbatu

Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga dan Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, menghadiri malam pesta HUT Labuhanbatu ke-76 yang sekaligus menjadi penutup rangkaian acara HUT Pemkab Labuhanbatu di Lapangan Eks Pasar Baru, Jl. Diponegoro, Rantau Utara, Sumatera Utara, Ahad (17/10/2021). [Trabsindonesia.co /Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu]

TRANSINDONESIA.CO | Bolo Labuhanbatu suatu hal yang wajib dilakukan oleh duet Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu, Erik Adtrada Ritonga – Ellya Rosa Siregar, saat ini sangat membutuhkan pendongkrak ekonomi dan pembangunan di segala sektor untuk memperbaiki (Bolo) Labuhanbatu mengejar ketinggalan dari daerah lain khususnya di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Erik – Ellya diharapkan lebih dahulu fokus membolo atau memperbaiki seluruh sektor peninggalan Andi Suhaimi saat menjabat Bupati sisa periode mengantikan Pangonal Harahap yang dijebloskan dalam jeruji Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat operasi tangkap tangan dalam kasus suap proyek pada Juli 2018.

“Pascapenangkapan Bupati Labuhanbatu Pangonalan Harahap, penjabat pengganti Andi Suhaimi dapat dikatakan tak mampu memperbaiki Labuhanbatu ke arah lebih baik dari estapet kepemimpinan Bupati sebelumnya, Tigor Pasunan Siregar. Karenanya, Erik – Ellya wajib fokus membolo ketertinggalan Labuhanbatu,” kata Pembina Masyarakat Labuhanbatu Raya (Maslab Raya), Hasriwal AS Hasibuan dalam siaran persnya, Jumat (22/10/2021).

Tokoh Labuhanbatu ini menilai pembangunan masa kepemimpinan Andi Suhaimi sepeninggalan Pangonal Harahap tidak berjalan maksimal bahkan cenderung stagnasi.

“Saat Andi Suhaimi memimpin Labuhanbatu tidak terjadi perubahan berarti, baik dalam pembangunan maupun sektor ekonomi. Masyarakat merasa hanbar, semua sektor stagnasi. Tentu hal ini juga dilatar belakangi berbagai persoalan seperti, terkait proses kasus hukum Pangonal,  Harahap, dekatnya waktu Pilkada sehingga cenderung mengurusi politik, dan terutama Pandemi Covid-19 melanda negeri kita,” ungkap Hasriwal.

Lebih lanjut putra tertua perangkai Semboyan Ika Bina En Pabolo, Muhammad Yusuf Hasibuan Al Haj, mengapresiasi Erik – Ellya menjadikan Bolo Labuhanbatu sebagai ikon semangat dalam pembangunan selama masa kepemimpinannya.

Karenanya kata Hasriwal, Erik – Ellya harus tangguh bekerja menumbuhkan pembangunan mengejar ketinggalan Labuhanbatu dengan kabupaten kota di Sumut. Selain itu, terpenting tidak semata pembangunan infrastruktur, tapi lebih daripada itu adalah membangun mental bolo dan intelektual bolo, sebagai bina mencetak sumber daya masyarakat dan generasi bermental bolo.

“Bila mental bolo membangun tanpa korupsi dibarengin intelektual bolo yang mempuni dalam menelurkan ide ide kreatif dan produktif, sehingga tercipta akselerasi atau laju perubahan kecepatan disemua sektor. Maka, Erik – Ellya membuktikan misi visi membolo Labuhanbatu bisa diwujudkan sebagaimana janji-janjinya kepada masyarakat,” papar jurnalis senior Ibukota Jakarta itu.

Hasriwal berharap semua elemen yang peduli dengan Labuhanbatu terus memantau kinerja Erik – Ellya dan tidak takut mengkritik kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat. Namun, masyarakat juga harap bersabar dan memahami kinerja Bolo Labuhanbatu ini tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan, mengingat kepemimpinan Erik – Ellya masih seumur jagung.

“Perlu diingat, Bolo Labuhanbatu tak sekedar sambilan tapi dapat disakralkan untuk memajukan Labuhanbatu dari ketertinggalan. Tak ada penyimpangan Erik – Rosa mensakralkan Bolo Labuhanbatu karena sesuai dengan semboyan Ika Bina En Pabolo, dan ini momentun yang tepat di usia 76 tahun Labuhanbatu, pada 17 Oktober 2021,” katanya.[rls]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.