Indonesia Berdakwah

Komisi Perlindungan Wartawan: Militer Sudan Tangkap Wartawan

Militer Sudan dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa pasca kudeta militer di Khartoum, Selasa (26/10/2021).[AP]

TRANSINDONESIA.co | Komisi Perlindungan Jurnalis (CPJ) mengatakan otoritas militer Sudan Selasa (26/10) menangkap jurnalis Maher Abugoukh. Manajer di televisi pemerintah Sudan itu ditangkap di rumahnya di Khartoum.

Militer merebut kekuasaan dalam kudeta Senin lalu.

Dalam siaran pers, CPJ mengatakan, alasan penangkapan belum diungkap dan keberadaan Abugoukh tidak diketahui.

Abugoukh kritis terhadap militer dalam siaran langsung radio dan televisi, kata organisasi hak media yang berbasis di New York itu.

“Otoritas Sudan harus segera membebaskan Maher Abugoukh,” kata Koordinator Program CPJ Timur Tengah dan Afrika Utara Sherif Mansour dalam pernyataan.

“Wartawan Sudan harus bebas meliput kudeta tanpa takut akan pembalasan dan penangkapan dan mendapat akses tidak terbatas ke layanan telekomunikasi.”

Penangkapan Abugoukh terjadi di tengah beberapa serangan baru-baru ini terhadap wartawan di Sudan. [ka/jm]

Sumber: Voaindonesia

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.