Indonesia Berdakwah

Kilang Minyak Kuwait Terbakar

Tim Pertahanan Sipil Dubai berupaya memadamkan api di lokasi pembuangan limbah minyak yang terletak di daerah sepi di Kawasan Industri Jebel Ali. Tidak ada korban yang dilaporkan. (Twitter/@DXBMediaOffice).

TRANSINDONESIA.CO | Kebakaran terjadi di kilang minyak utama di Kuwait, Senin (18/10), kata perusahaan minyak milik negara, KNPC (Kuwait’s National Petroleum Company). KNPC juga melaporkan, pernafasan beberapa pekerja terganggu karena mengirup asap dan mengalami cedera ringan lainnya. Mereka yang menderita luka bakar dirawat di rumah sakit terdekat.

Kebakaran di kilang minyak utama Mina al-Ahmadi — di garis pantai Teluk Persia Kuwait yang berbatasan dengan Arab Saudi — tidak mempengaruhi pasokan listrik atau ekspor minyak, menurut KNPC.

Kilang itu dibangun untuk mengolah 25.000 barel minyak per hari untuk dipasok ke pasar domestik Kuwait, terutama untuk bensin dan solar. Kilang itu baru-baru ini mengalami perluasan untuk mengurangi emisi dan meningkatkan kapasitasnya menjadi 346.000 barel per hari.

Para petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di unit perawatan kilang, yang berfungsi menghilangkan belerang dari produk minyak.

Banyak warga di distrik Fahaheel di kawasan pesisir Kuwait, melaporkan, mereka mendengar ledakan besar terkait ledakan itu dan mengunggah sejumlah video di media-media sosial yang menunjukkan asap hitam dan tebal mengepul di atas jalan raya.

Kuwait, negara berpenduduk 4,1 juta orang, sedikit lebih kecil dari negara bagian New Jersey di AS. Negara ini memiliki cadangan minyak terbesar keenam di dunia. [ab/ka]

Sumber: Voaindonesia

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.