Indonesia Berdakwah

Inggris Gelar Permainan Sepak Bola di Sungai 

Pesepakbola Bourton Rovers berebut bola di Sungai Windrush dalam pertandingan sepak bola tradisional tahunan di desa Cotswolds, Bourton-in-the-Water, Inggris, Senin, 30 Agustus 2021. (Ben Birchall/PA via AP)

TRANSINDONESIA.CO | Siapapun tahu bahwa sepak bola adalah salah satu olahraga paling populer di Inggris. Negara itu bahkan memiliki klub-klub sepak bola ternama di dunia. Namun tak banyak yang tahu bahwa olahraga yang satu ini juga dilangsungkan di sungai.

Desa Cotswold adalah salah satu desa terindah di Inggris. Namun akhir Agustus lalu, desa itu menjadi pusat perhatian bukan karena keindahannya, melainkan karena pertandingan sepak bolanya yang terkenal dan dijuluki Bourton-on-the-Water.

Di desa ini, tepatnya di Sungai Windrush, berlangsung pertandingan sepak bola yang tidak biasanya. Para pemain mengejar, menggiring, menendang dan menggolkan bola di atas sungai yang airnya dangkal, sekitar pergelangan kaki.

Kedua tim yang bertanding memang bukan dari klub sepak bola terkenal. Mereka adalah para anggota tim sepak bola setempat yang menamakan diri mereka klub Bourton Rovers.

Para pemain menggunakan pakaian sepak bola lengkap, termasuk sepatu. Ratusan penonton berjejer di pinggiran sungai menyaksikan pertandingan yang dipenuhi gelak tawa itu. Pertandingan selama 30 menit itu sendiri berakhir dengan skor 1-1, tanpa disertai perpanjangan waktu atau adu penalti.

“Pertandingan ini menyenangkan dan ada banyak penontonnya,” kata ketua panitia penyelenggara Matt Winter. “Pertandingan ini membuat para pemainnya basah kuyup tapi airnya tidak terlalu dingin dan permukaan lapangannya agak tidak rata,” tambahnya.

Winter mengatakan tradisi itu dimulai sekitar 120 tahun yang lalu sewaktu sejumlah pengunjung Pub Kingsbridge di tepi sungai itu merasa bosan dan memutuskan untuk mengadakan pertandingan sepak bola dadakan di atas air.

COVID-19 telah menghadirkan tantangan dalam menjaga tradisi itu. Tahun lalu sekelompok kecil pemain tetap melangsungkan pertandingan meski hanya dua babak, yang masing-masing hanya lima menit. [ab/uh]

Sumber: Voaindonesia

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.