Indonesia Berdakwah

Badai Ida: Lebih Kuat dari Katrina, Tapi Korban Jiwa Jauh Lebih Kecil

Rumah seorang warga di New Orleans, Louisiana, ambruk akibat terjangan badai Ida (30/8/2021). [Reuters]

TRANSINDONESIA.CO | Ketika Badai Ida menguat di Teluk Meksiko, jelas diketahui badai itu akan menyerang Louisiana pada hari Minggu, 29 Agustus. Tanggal itu menghantui banyak penduduk New Orleans yang selamat dari Badai Katrina tepat 16 tahun sebelumnya.

Ida yang mendarat dengan badai kategori 4 pada tanggal yang begitu dikenal, banyak penduduk yang cemas membandingkannya dengan Katrina — salah satu badai paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah AS. Tidak diragukan lagi, Ida telah menyebabkan kerusakan signifikan pada kehidupan dan infrastruktur di Louisiana tenggara. Namun, ada perbedaan besar antara kedua badai tersebut.

Berikut ini adalah perbedaan kedua badai tersebut dan pengaruhnya terhadap jutaan korban.

Kekuatan angin

Pada tahun 2005, Katrina tiba di Louisiana sebagai badai Kategori 3. Minggu ini, Ida menghantam sebagai Kategori 4, dan hampir menjadi Kategori 5. Ida menghantam daratan di Port Fourchon — hanya 80,4 kilometer sebelah barat pendaratan Katrina — dengan angin berkelanjutan mencapai kecepatan maksimum 240 kilometer per jam . Ida adalah badai terkuat kelima yang pernah melanda benua Amerika. Sebagai perbandingan, Katrina mendarat dengan kecepatan angin maksimum 200 kilometer per jam.

Angin badai Ida berkurang intensitasnya sebelum mencapai wilayah metropolitan New Orleans, tetapi penduduk yang tetap tinggal di kota itu dilaporkan mengalami kegelapan total karena rumah mereka dihantam angin kencang selama lebih dari 10 jam berturut-turut.

“Saya telah tinggal di sini sepanjang hidup saya, dan Ida adalah angin terburuk yang pernah saya alami. Seperti tidak akan pernah berakhir,” kata warga New Orleans Joe Frisard, yang tinggal di kota itu sampai Selasa, kepada VOA.

Jumlah Korban

Meskipun angin berintensitas lebih tinggi, perbedaan yang paling melegakan antara kedua badai adalah Ida mengakibatkan jauh lebih sedikit nyawa yang hilang. Pada tahun 2005, Katrina menewaskan lebih dari 1.800 orang Amerika – hampir 1.600 di antaranya berasal dari Louisiana.

Setelah Ida menghantam, baru empat kematian sejauh ini telah dilaporkan. Dua dari korban tersebut berasal dari Mississippi, di mana hujan deras menyebabkan jalan raya runtuh. Di Louisiana, ada dua lagi korban tewas. Satu orang tertimpa pohon tumbang di luar ibu kota, Baton Rouge, sementara yang lainnya adalah seorang pengemudi yang tenggelam di New Orleans.

Korban tewas kemungkinan akan meningkat ketika pejabat mencapai komunitas terpencil, tetapi jumlahnya tidak akan sampai mendekati jumlah korban Katrina. [my/jm]

Sumber: Voaindonesia

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.