Indonesia Berdakwah

Survei: 60% Warga AS Khawatir Ekonomi Memburuk Akibat Varian Delta

Seorang pria melintasi jalan di Times Square di Manhattan di New York City. Ekonomi AS mengalami resesi selama dua bulan pada 2020. (Foto: AFP)

TRANSINDONESIA.CO | Warga Amerika semakin kurang percaya diri dengan kondisi ekonomi saat ini, di mana 60% warga percaya ekonomi Amerika semakin buruk karena melonjaknya perebakan varian Delta, demikian petikan jajak pendapat terbaru Gallup yang dirilis pada Jumat (27/8). Gallup adalah survei analitik dan penyedia layanan konsultasi.

Associated Press melaporkan dalam survei jajak pendapat terbaru Gallup itu, 37% warga Amerika mengatakan ekonomi semakin baik, tetapi 60% mengatakan ekonomi semakin memburuk. Margin kesalahan survei itu plus minus empat persen.

Gallup melakukan survei atas 1.006 orang dewasa Amerika antara 2-17 Agustus 2021. Survei itu menunjukkan Economic Confidence Index atau Indeks Keyakinan Ekonomi orang dewasa di Amerika anjlok dari minus 6 pada Juli lalu menjadi minus 12. Tingkat ini sama dengan yang terjadi pada bulan Februari.

Indeks itu memiliki kisaran teoritis minus 100 hingga +100, mulai dari titik di mana warga Amerika yakin kondisi ekonominya buruk dan menganggapnya semakin buruk, dan yang terakhir adalah jika semua orang Amerika menilai kondisi perekonomian telah membaik dan semakin membaik.

Menurut survei itu, COVID-19 masih menjadi isu paling penting bagi Amerika ketika terjadi penurunan kepercayaan orang dewasa akibat lonjakan perebakan varian Delta. Meskipun demikian masalah pengangguran dan kondisi ekonomi global masih belum menunjukkan perubahan berarti. [em/pp]

Sumber: Voaindonesia

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.