Indonesia Berdakwah

Pantai Gading Deteksi Kasus Ebola Pertama dalam 25 Tahun

Seorang perempuan dan anak-anak melihat poster-poster pencegahan Ebola di sebuah sekolah Toulepleu di barat Pantai Gading, 4 November 2014. (Foto: Thierry Gouegnon/Reuters)

TRANSINDONESIA.CO | Menteri kesehatan Pantai Gading dan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dalam pernyataan terpisah, Sabtu (14/8), mengatatakan bahwa Pantai Gading mengukuhkan kasus pertama virus ebola dalam 25 tahun.

Menteri Kesehatan Pierre Dimba mengatakan di televisi nasional bahwa virus seorang gadis remaja yang berusia 18 tahun mengidap virus tersebut. Dia baru saja melakukan perjalanan dari negara tetangga Guinea.

WHO mengatakan dalam pernyataan bahwa Pantai Gading mengonfirmasi kasus pertama Ebola di negara itu sejak 1994. Menurut WHO, penyelidikan awal mendapati pasien melakukan perjalanan ke Pantai Gading melalui darat dan tiba di Abidjan pada 12 Agustus.

Guinea – tempat terjadinya wabah Ebola pada 2014-2016, yang paling mematikan dalam catatan – mengalami wabah Ebola empat bulan awal tahun ini yang dinyatakan berakhir pada 19 Juni. Guinea awal pekan ini mengonfirmasi kasus pertama virus Marburg di Afrika Barat. Penyakit virus Marburg adalah demam berdarah yang sangat menular mirip Ebola.

Penularan kedua penyakit mematikan itu terjadi melalui kontak dengan cairan dan jaringan tubuh yang tertular. Gejalanya meliputi sakit kepala, muntah darah, nyeri otot dan perdarahan.

Menurut WHO, tidak ada indikasi kasus saat ini di Pantai Gading terkait wabah di Guinea awal tahun ini. Dikatakan, penyelidikan lebih lanjut dan pengurutan genom akan mengidentifikasi varian dan menetapkan apakah ada kaitannya.[ka/ft]

Sumber: Voaindonesia

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.