Menuju Musda MD KAHMI Medan, Maf’ul Taufiq: Revitalisasi Peran KAHMI Menuju Masyarakat Cita

TRANSINDONESIA.CO | Bursa Kandidat Ketua Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Medan, Sumatera Utara, periode 2021-2026, dihelat pada 10 April 2021 mendatang, semakin ramai dengan munculnya calon-calon yang tidak saja memiliki visi misi tapi komitmen memperjuangkan Insan Cita.

Maf’ul Taufiq, SE, Ak, Msi, CA, sosok mempuni kredibilitas dan elektabilitas dengan semangat milenial mempersiapkan diri maju di arena MD KAHMI Medan membawa visi dan misi, “Revitalisasi Peran KAHMI Menuju Masyarakat Cita KAHMI Medan”.

“Metamorfosis kader menjadi alumni juga mengharuskan transformasi peran dan tanggung jawab dari Insan CIta menuju Masyarakat Cita, sebagai tujuan konstitusional HMI dan fungsi ke Khalifahan anak cucu Adam di muka bumi,” kata Maf’ul Taufiq dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/3/2021).

Menurut alumni Strata 1 dan Stara 2 Jurusan Ilmu Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara ini, semangat dan DNA HMI yang berguyub, berdaya dan berguna akan menginspirasi untuk terus beraktivitas mentransformasi dari Insan Cita menuju Masyarakat Cita yang akan terasakan manfaatnya khususnya kader HMI, alumni dan umat pada umumnya.

“Tak bisa dipungkiri, DNA HMI itu berguyub, berdaya dan berguna. Tentunya berguna bagi agama, bangsa dan negara. Ini yang akan kita transformasikan dalam ber-HMI, agar HMI ke depan tetap menjadi Insan Cita baik sebagai kader maupun alumni,” kata pria kelahiran Kota Medan, 26 Januari 1971.

Ahli akuntan aktivis HMI ini pernah menduduki posisi struktural mulai dari Sekertaris Umum HMI Komisariat Fakultas Ekonomi (1992 – 1993), Wakil Sekertaris Umum Badko Sumut BPAO (1994 – 1996), dan Kabid Eksternal Badko Sumut (1996 – 1998). Selepas itu, Maf’ul Taufiq melanjutkan aktivitasnya di KAHMI, menjadi Panitia Musda KAHMI Medan (2005), Pengurus KAHMI Medan (2005 – 2010), Pengurus KAHMI (2011 – 2015), dan Panitia Munas KAHMI 2018.

Bahkan, aktif menjadi pengurus organisasi di bidang keilmuannya di antaranya, Centre Analyze Social Economic Study (CASES), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Medan, IAI Wilayah Sumatera Utara, VP -MTXL West Region (2002 – sekarang )
Ketua -SPXL West region (2010 – sekarang), serta pendiri dan pengurus Koperasi Pengusaha KAHMI Medan di tahun 2010.

Maf’ul Taufiq yang kini bekerja PT XL Axiata, dan Staf Pengajar UNPAB Prodi Akuntansi, merupakan sosok milenial yang ingin DNA dan transformasi HMI selaras dan seiring jalan mengikuti era kekinian yakni, transformasi digital.

“Transformasi digital bagian dari proses teknologi yang lebih besar ke depan, merupakan perubahan yang berhubungan dengan penerapan dalam semua aspek kehidupan di masyarakat. Ini yang akan kita bangun dan berdayakan untuk kader kader HMI, agar semua berguna khususnya bagi kader, masyarakat, agama, bangsa dan negara yang kita cintai,” ungkap Maf’ul Taufiq yang pernah menjadi Staf Kantor Akuntan Publik Prof. Dr Ade Fatma Lubis dan Rekan (1994 – 1998), Staf Pengajar D-III Perpajakan UMSU (1997 – 1998), Staf Pengajar Akademi Maritim Belawan Medan (1997 – 1998), dan PT Humpuss Aromatik Lhokseumawe (1998 – 2002).

Lebih lanjut Maf’ul Taufiq menegaskan visi misi yang ditawarkannya pada Musda MD KAHMI Medan, “Revitalisasi Peran KAHMI Menuju Masyarakat Cita KAHMI Medan” sejalan dengan DNA HMI kekinian yang harus dibungkus dengan transformasi digital dan akuntansi manajemen profesional.

“Revitalisasi adalah suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya. Sehingga revitalisasi menjadikan sesuatu atau perbuatan untuk menjadi vital. HMI adalah vital, artinya sangat penting dan diperlukan bagi Insan Cita. Ini yang harus kita bungkus, revitalisasi DNA dan transformasi digital HMI bermanfaat bagi kehidupan manusia dan perkembangan zaman ke depan,” tutupnya.[rls]

Share
Leave a comment