Indonesia Berdakwah

Empat Aktivis Perempuan Tewas Dibunuh di Pakistan

Sekelompok tersangka militan menyergap kendaraan aktivis perempuan di desa Epi, Mir Ali, sebuah kota di distrik Waziristan Utara, Senin, 22 Februari 2021 (Foto: ilustrasi AFP)

TRANSINDONESIA.CO – Sekelompok tersangka militan menyergap sebuah kendaraan yang membawa sejumlah aktivis perempuan dari sebuah organisasi nonpemerintah di bekas wilayah kesukuan di Pakistan Barat Laut yang berbatasan dengan Afghanistan, Senin (22/2). Polisi mengatakan, serangan itu menewaskan empat di antara para aktivis itu, dan melukai pengemudi kendaraan tersebut.

Serangan itu terjadi di desa Epi di Mir Ali, sebuah kota di distrik Waziristan Utara, kata Iqbal Khan, seorang polisi setempat.

Shafi Ullah Khan, kepala polisi distrik itu, juga mengkonfirmasi serangan itu, dengan mengatakan polisi telah melakukan pencarian dalam upaya untuk melacak dan menangkap para penyerang. Mereka melarikan diri ke pegunungan terdekat dan sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Para pejabat mengatakan para korban berasal dari badan amal Sabawoon Pakistan, yang memberikan pelatihan kepada perempuan yang tertarik untuk berbisnis dari rumah mereka, dan membangun kesadaran di antara mereka tentang hak-hak mereka. Para aktivis perempuan itu sedang menempuh perjalanan ke Mir Ali dari kota Bannu di provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Serangan itu menuai kecaman dari para aktivis HAM Pakistan di media sosial. Kebanyakan dari mereka menuntut tindakan cepat pemerintah terhadap mereka yang bertanggung jawab.

Polisi mengatakan para militan yang melakukan serangan tampaknya telah memiliki informasi mengenai kedatangan para aktivis perempuan itu.

Kelompok-kelompok militan Pakistan dalam beberapa bulan terakhir memang meningkatkan aktivitas mereka di wilayah itu, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa mereka sedang menghimpun kembali kekuatan di wilayah bekas kubu Taliban itu.

Para militan itu juga kerap menyerang pasukan Pakistan di bekas wilayah-wilayah kesukuan yang berbatasan dengan Afghanistan.

Distrik Waziristan Utara dan distrik Waziristan Selatan sebelumnya berfungsi sebagai pangkalan utama bagi militan lokal dan asing sampai militer mengamankan wilayah tersebut pada 2015.

Taliban Pakistan, juga dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan, adalah kelompok pemberontak terpisah dari Taliban Afghanistan. Meski demikian, kelompok-kelompok militan Pakistan sering kali memiliki kaitan dengan kelompok-kelompok militan di Afghanistan. [ab/uh]

Sumber: Voaindonesia

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.