Indonesia Berdakwah

Pelabuhan Patimban Subang Berdampak Positif pada Perekonomian Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari.[Transindonesia.co/Dok.Istimewa]

TRANSINDONESIA.CO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, menyatakan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, yang akan diresmikan dan diluncurkan bulan Desember 2020 ini, pada tahap awal akan melayani pengiriman logistik untuk kendaraan bermotor.

Pembangunan Pelabuhan Patimban merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini pemerintah pusat masih melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga untuk finalisasi pembangunannya. Diharapkan proyek ini bisa rampung dalam waktu 2 bulan.

Ineu Purwadewi Sundari mengatakan pelabuhan ini  berdampak positif yang akan dirasakan oleh masyarakat dan juga negara.

“Tentu diharapkan, pelabuhan ini dapat mendorong ekonomi masyarakat sekitar dan juga secara nasional,” kata Ineu di Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/12/2020).

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan dengan adanya Pelabuhan Patimban harus memberikan efek multiplier, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi warga sekitar.

“Dampak positif itu karena Pelabuhan Patimban memiliki fasilitas pendukung yang memadai. Di antaranya, pelabuhan Patimban akan dilengkapi akses jalan tol dan jalur kereta api. Dengan adanya kemudahan akses dan fasilitas itu diharapkan ke depan akan dapat menjadikan kawasan Pelabuhan Patimban ini menjadi kawasan logistik yang sangat besar, dipastikan masyarakat sekitar akan menikmati hasilnya,” ungkapnya.

Kepada masyarakat sekitar Pelabuhan Patimban, Ineu berpesan untuk siap menerima kehadiran loncatan-loncatan ekonomi pasca terbangunnya Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang.

“Sebagai masyarakat pribumi, kami mengimbau supaya orang Patimban dan orang Subang itu jangan hanya melihat dan tidak bisa menikmati pembangunan, maka harapan kami masyarakat harus mampu bersaing dan siapkan segala kemampuannya,” ujarnya.

Ditambahkannya, Pelabuhan Patimban diperkirakan bakal merekrut hingga 4,5 juta tenaga kerja.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sempat mengatakan, dengan adanya Pelabuhan Patimban maka akan membuka 149 ribu lapangan kerja baru untuk masyarakat Subang dan sekitarnya. Angka ini akan terus bertambah hingga 4,3 juta dalam waktu 10 tahun.

Pembangunan Pelabuhan Patimban dilaksanakan dalam 3 (tiga) Tahap. Tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan akan dapat melayani 3.75 juta peti kemas (TEUS). Tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5.5 Juta TEUS dan pada tahap ketiga akan meningkat kembali hingga 7.7 juta TEUS (ultimate).

Secara umum, Pelabuhan Patimban akan melayani jenis muatan Peti Kemas dan Kendaraan Bermotor (Car Terminal) yang diangkut menggunakan kapal-kapal berukuran besar. Car Terminal ini nantinya memiliki kapasitas tampung hingga 600 ribu kendaraan per tahun pada kondisi ultimate (sudah selesai seluruhnya).[rls/nal]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.