Denny JA: Pasca Lebaran 2020 Dunia Usaha Diharapkan Bangkit

Denny JA. [TRANSINDONESIA.CO/Istimewa]

TRANSINDONESIA.CO – LSI Denny JA melakukan riset dengan mengolah data dari berbagai sumber terkait tren kasus COVID-19 di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Dalam risetnya, LSI Denny JA memprediksi Indonesia akan mengalami kondisi normal pada Juni 2020, asalkan tetap mematuhi protokol pencegahan COVID-19.

Riset tersebut ditanggapi serius dunia usaha. Seperti dari Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), melalui Johan Singandaru, yang menyambut baik riset tersebut. “Untuk keseimbangan kesehatan dan perekonomian, kami mendukung riset Indonesia akan alami kondisi normal Juni 2020,dan kita sudah bisa bekerja,” kata Johan Singandaru kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Saat ini, katanya, kondisi usaha mengalami penurunan tajam sampai dengan 50% bahkan lebih akibat daya beli yang drop sehingga industri menurunkan produksinya.

“Sepertinya kalau masih begini terus selama 1 atau 2 bulan lagi bisa nyerah deh,” ujarnya sambil menambahkan bisa saja hasil riset tersebut dijalankan, Juni bisa bekerja asal lebih lebih kepada sosialisasi psycal distancing dan pengawasannya harus betul-betul  maksimal.

“Memang gak akan langsung normal tapi harapan teman-teman dunia usaha semoga grafik ekonomi semakin meningkat terutama daya beli kembali normal, walaupun menggunakan protokol kesehatan. Karena menurut pribadi saya, kalau seseorang secara kondisi ekonominya lemah, justru bisa membuat daya imun menurun,” tegas Johan Singandaru.

Ke depannya Johan Berharap kondisi segera normal, baik dari sisi perekonomian maupun sisi usaha,

Seperti diketahui, tujuan dari riset ini ingin menjawab apakah dan kapankah puncak pandemi terlampaui, bisakah kita prediksi kapan pandemi berakhir. Adapun dari pertanyaan itu diolah LSI Denny JA dari 3 sumber data dan informasi, yakni Worldometer data dunia virus Corona, Singapore University of Technology and Design, dan berbagai hasil riset lainnya.

Dari riset itu, Indonesia termasuk negara menengah (Kategori B) dari sisi kecepatan menyelesaikan kasus virus Corona untuk mencapai level 99% tuntas. Tercapainya level 99% itu untuk kasus Indonesia diperkirakan di bulan Juni 2020.[sfn]

Bagikan

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co