Indonesia Berdakwah

Hercules Skadron 32 Terbang ke Shanghai Jemput Peralatan Medis

Tim pimpin Laksma dr Arie Zakaria SP.OT sebelum terbang menuju Shanghai untuk menjemput peralatan medis dalam rangka penanggulangan Covid 19 di Indonesia sumbangan dari Kemhan RRT.[TRANSINDONESIA.CO/Istimewa]

TRANSINDONESIA.CO – Surat Perintah dari Dirjen Kekuatan Pertahanan bernomor: SPRINT/344/III/2020 tertanggal 20 Maret 2020 yang menugaskan Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan, Laksma TNI dr Arie Zakaria SP.OT untuk segera berangkat memimpin pengambilan alat-alat kesehatan dari Shanghai atas bantuan Kemhan RRT yang akan digunakan oleh TIm Medis Indonesia dalam rangka penanganan COVID-19 di Indonesia.

Langkah cepat pun diambil, sebuah Hercules bernomor registrasi A-1333 yang diawaki dan dipimpin langsung oleh Dan Skadron 32 Letkol Pnb Suryo (PIC), Lettu Pnb Bagus,Lettu Pnb Sony telah diterbangkan dari Lanud Abdurahman Saleh pada Sabtu (21/3/2020) yang membawa rombongan dalam rangka dukungan pengambilan Alkes Pencegahan Virus Corona bantuan dari Kementrian Pertahanan RRT.

Mengambil rute penerbangan pada 21-22 Maret dimulai dari Lanud Abdurahman Saleh Malang transit di Lanud RSA Raden Sadjad Natuna dilanjutkan ke Bandara Sanya Hainan dengan tujuan akhir Bandara Pudong Sanghai.

Demikian kembalinya pada 22 Maret dari Bandara Pudong Sanghai dilanjutkan transit di Bandara Sanya Hainan dengan tujuan akhir di Lanud RSA Raden Sadjad Natuna untuk proses desintektasi pesawat dan awaknya. Baru keesokan harinya pada 23 Maret pesawat akan take-off dari Lanud RSA menuju Lanud Halim Perdana Kusuma.

Dalam keterangan resminya, Kemenhan menyatakan bahwa “Alat-alat kesehatan yang diambil di Shanghai, berupa disposable masks, n95 masks, protective clothing, googles, gloves, shoe covers, infrared thermometer dan surgical caps”.

Ketika ditanya kenapa harus melewati Lanud Raden Sadjad (RSA) saat akan berangkat maupun kembali, Danlanud RSA Kolonel Pnb Fairlyanto, S.T., M.A.P mengatakan, “Mengingat pengalaman kami dalam menangani karantina para mahasiswa asal Wuhan yang selama dalam masa karantina itu mereka ditempatkan di sini sehingga SOP tentang proses desinfektasi baik itu orang maupun pesawat sudah kami kuasai. Diharapkan nantinya sekembalinya dari Shanghai pesawat yang akan lanjut menuju Lanud Halim dilakukan proses sucihama secara menyeluruh menurut standard WHO dharapkan aman dan bebas virus begitu tiba di Jakarta”.

Diharapkan upaya yang dilakukan oleh Kemenhan dalam rangka menerima bantuan kerjasama dari Kemenhan RRT ikut membantu penanganan pandemic Covid-19 di Indonesia. [miz]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.