Gunung Merapi Erupsi Tinggi Kolom 2 Ribu Meter

Gunung Merapi berupsi pada Sabtu (9/11/2019). [TRANSINDONESIA.CO/BNPB]

TRANSINDONESIA.CO – Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mengalami eruspi, Kamis (13/2/2020) dengan tinggi kolom erupsi yang terjadi pukul 05.16 WIB mencapai 2.000 meter.

“Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) – PVMBG mengamati angin berhembus ke arah barat laut, sedangkan erupsi terjadi selama 150 detik. Namun, pantaian saat ini angin berhembus tenang,” kata Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Kamis (13/2/2020).

Gunung Merapi yang terakhir meletus hebat pada 2010 lalu masih berstatus level 2 atau ‘Waspada’ sejak 21 Mei 2018. Pada level tersebut, PVMBG merekomendasikan warga atau pengunjung tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 km dari puncak gunung. Warga juga diharapkan untuk mampu mengantisipasi potensi abu vulkanik, awan panas maupun letusan eksplosif.

“Di samping itu, PVMBG mencatat potensi bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif. Demikian juga, potensi bahaya lahar, khususnya apabila terjadi hujan di sekitar puncak gunung,” kata Agus Wibowo. [nan]

Bagikan

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.