TransIndonesia
TRANSMETRO

Polisi Bekuk Pembobol e-Banking Senilai Rp1 M

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono bersama Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya memperlihatkan sejumlah barang bukti dan tersangka pembobol e-Banking senilai Rp1 M, dalam konferensi pers, Jumat (9/8/2019).[IST]

TRANSINDONESIA.CO – Dua pelaku pembobol e-Banking senilai Rp1 miliar, Riandi dan Devis, dibekuk Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Korban melapor saldo di rekening berkurang banyak dengan transaksi berbeda pada April 2019 padahal korban sama sekali tidak melakukan transaksi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono dalam konferensi pers di Kompleks Perkantoran Wisma Inkandarsyah, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2019).

Menurutnya, pengungkapan pelaku Riandi bertugas mencari database nasabah. Setelah dapat korban incaran, Riandi berusaha membobol e-Banking korban lewat nomor telepon. Korban kebetulan pernah mengaktifkan e-Banking dengan nomor telepon yang saat ini sudah tidak aktif. Riandi memanfaatkan ini untuk mengaktifkan kembali nomor telepon korban.

“Dia (Riandi) upaya untuk aktifkan kartunya. Dia beli kartu baru dan upayanya bagaimana, sampai dia sampai ke provider,” ungkapnya.

Setelah berhasil mengaktifkan kartu, Riandi langsung mengotak-atik aplikasi e-Banking untuk masuk ke akun korban. Riandi mudah masuk ke akun korban lantaran pin yang digunakan tanggal lahir.

Setelah itu, uang korban diambil dan dibelanjakan lewat transaksi daring. Pelaku Devis memindahkan uang korban ke aplikasi emas dan sakuku.

Dalam penyelidikan, polisi menelusuri transaksi daring yang dilakukan pelaku. Polisi berhasil melacak keberadaan pelaku dan menangkap di rumahnya pada Rabu, 7 Agustus 2019.

Saat penangkapan pelaku sempat melawan dengan mengeluarkan senjata api dan mengancam membunuh keluarganya sendiri.Polisi lantas melakukan pendekatan dan membujuk pelaku. Pelaku dijerat pasal berlapis yakni pencurian dan kepemilikan senjata ilegal.

“Mereka (Riandi dan Devis) berupaya untuk tembak petugas. Ada selongsongnya. Kemudian ada juga proyektil yang kena tembok. Dia mengancam keluarganya akan disandera dan dimatikan,” kata Argo.[MIL]

Related posts

Janda Ratu Arisan Dilaporkan ke Polda Metro

transindonesia.co

Siswi SMP Tewas Di Hutan Diduga Dibunuh

transindonesia.co

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Akhiri KKN

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.