TransIndonesia
TRANSSPORTS

Kejuaraan Stand Up Paddle BPJS, Didominasi Altlet Indonesia

Kejuaraan stand up paddle pada kejuaraan “BPJS Ketenagakerjaan Belitong Geopark International Stand Up Paddle and Kayak Marathon 2019”, di pantai Tanjung Kelayang, Belitung, Provinsi Bangka Belitung, 2-4 Agustus 2019.[IST]

TRANSINDONESIA.CO – Atlet Indonesia berhasil mendominasi kejuaraan stand up paddle pada kejuaraan “BPJS Ketenagakerjaan Belitong Geopark International Stand Up Paddle and Kayak Marathon 2019”, di pantai Tanjung Kelayang, Belitung, Provinsi Bangka Belitung, 2-4 Agustus 2019 dan diikuti delapan negara termasuk Indonesia sebagai tuan rumah.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, pihaknya sebagai sponsor utama mensupport derah yang ingin mempromosikan wisata daerah melalui event olahraga paddle dan kayak. “Daerah lain yang punya potensi wisata bahari, dan ingin menggelar event paddle dan kayak, kita siap mendukung,” katanya di Pantai Tanjung Kelayang, Bitung, Babel, Minggu (4/6/2019).

Sementara dalam kejuaraan, Lukas Gallu Beko atlet paddle asal Bali sukses menjuarai kategori Paddle Marathon. Lukas menjadi yang tercepat dengan torehan waktu 1 jam 5,48 detik mengalahkan 53 atlet lainnya. Di posisi kedua juga ditempati atlet pulau dewata I Ketut Pande Sayong, dengan waktu 1 jam 7,19 detik. Putra daerah Belitung, Tedy Belitung, di tempat ketiga dengan catatan waktu 1 jam 21, 03 detik.

Pada kategori Paddle Race yang diikuti 29 peserta, atlet Bali kembaIi menjadi juara. Ketut Pande Sayong menjadi yang tercepat menyentuh garis finis dengan waktu 8,44 detik. Lukas Gallu Beko di tempat kedua dengan waktu 9,18 detik. Sedangkan atlet tuan rumah Tedy Belitung di posisi ketiga dengan 11, 23 detik.

Untuk kategori Paddle Women Race yang diikuti 7 peserta, Catarina Tja Tja menjadi yang pertama sampai ke garis finis dengan torehan waktu 17, 25 detik. Posisi kedua Eva Joseva dengan catatan waktu 30.21 detik. Dan posisi ketiga ditempati Tiffani Vinsky dari BPJS Ketenagakerjaan dengan waktu 33.07 detik.

Secara umum, pada kejuaraan ini atlet Indonesia sukses mengalahkan atlet manca negara yang berasal dari Swedia, Selandia Baru, Prancis, Australia, Italia, Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan. Prestasi tersebut tentu sangat membanggakan, karena olahraga stand up paddle tergolong baru di Indonesia.

Peserta asing, Malaysia, hanya memenangkan cabang Double Kayak Marathon Putra atas nama pasangan Suhaimi dan M. Shukri dengan waktu 2 jam 4 menit 19 detik. Tempat kedua Rizuan dan Azman juga dari Malaysia 2.06 32. Tempat ketiga Indonesia atas nama Muhammad Iqbal Fauzi dan M. Noval Zihad Pattimura 2.12.30.

Pada cabang Double Kayak Marathon putri seluruhnya dimenangkan pasangan dari Indonesia. Tempat pertama pasangan Hotmada Tense Manalu dan Inge Renca Sianturi 3.37.20. Tempat kedua pasangan Dewi Hawani Alisjahbana dan Felicia Dimar 3.39.06. Tempat ketiga pasangan Veronica Moeliono dan Sari Tri Widuri 3.39.28. Cabang Tradional Canoe juga didominasi peserta dari Indonesia.

Bupati Belitung Sahani Saleh mengucapkan selamat kepada para juara. Dia juga berterimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah menjadi sponsor utama. Sahani berharap ke depan dukungan pemerintah pusat terhadap Belitung dalam memperkenalkan wisata bahari semakin besar. (Ful).[JTY]

Related posts

Jelang Piala Dunia, Kolombia Gelar Sepak Bola Domba

transindonesia.co

Semifinal Piala Dunia Wanita AS vs Jerman

transindonesia.co

Howard Webb Pensiun, 25 Tahun Berkarir jadi Wasit

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.