TRANSTEKNO

Selamat Jalan VW Kodok

VW Kodok.[NET]

TRANSINDONESIA.CO – Volkswagen memutuskan untuk mengakhiri produksi mobil legendaris mereka, Beetle. Kini, produsen mobil asal Jerman itu sedang menyiapkan edisi terakhirnya.

Chief Executive Officer Volkswagen Group of America, Scott Keogh mengatakan, VW Beetle produksi terakhir berkelir biru, yang diistilahkan sebagai Denim Blue.

“Sangat sulit membayangkan, merek Volkswagen tanpa produk mobil Beetle yang terkenal,” kata Keogh, seperti dilansir Carscoops, Senin 15 Juli 2019.

Mobil yang di Indonesia dikenal dengan nama Kodok itu, edisi terakhirnya akan ditampilkan di museum VW di Puebla, Meksiko. Model tersebut melengkapi jajaran produk legendaris, yang menemani perjalanan penggemar VW di seluruh dunia.

Sementara itu, pabrik VW di Meksiko yang sebelumnya bertanggung jawab memproduksi Beetle, akan mendapat tugas baru. Pabrik ini disebut-sebut akan menjadi lokasi produksi crossover anyar untuk pasar Amerika Utara, yaitu Tarek.

Beetle diketahui sebagai salah satu penopang penjualan VW. Tak hanya model lama, New Beetle yang diperkenalkan untuk pasar global pada 1998, ternyata bisa diterima dengan baik oleh pelanggan.

Dari setiap generasi yang pernah dibuat, Beetle memang memiliki desain yang khas, terutama di bagian sepatbor depan dan belakang. Dengan desain tersebut, tak heran jika banyak yang menyebut desainnya mirip hewan katak atau kodok.[VIVA]

Related posts

Mudik Happy

transindonesia.co

Ada Kepanikan pada Detik-Detik Akhir Lion Air JT610

transindonesia.co

Canggihnya Sistem KTP di Beberapa Negara Ini

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.