TransIndonesia
TRANSJAWA

Puluhan Desa di Kabupaten Pacitan Dilanda Kering

BPBD Kabupaten Pacitan suplay kebutuhan air bersih ke 45 desa yang berpotensi kekeringan.[BNPB]

TRANSINDONESIA.CO –  45 desa di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur berpotensi dilanda kekeringan. Selasa (9/7/2019), sudah 13 desa berpotensi kering kritis, memrlukan suplay air bersib.

antara lain di Desa Jlubang, Desa Pelem, Desa Ngadirejan, Desa Sugih waras, Desa Pucangsewu, Desa Sambong, Desa Ponggok, Desa Tambakrejo, Desa Borang, Desa Pager Kidul, Desa Sudimoro, Desa Sembowo, Desa Karang Mulyo.

Laporan BPBD Kabupaten Pacitan, 13 desa kering kritis air yakni Desa Jlubang, Desa Pelem, Desa Ngadirejan, Desa Sugih waras, Desa Pucangsewu, Desa Sambong, Desa Ponggok, Desa Tambakrejo, Desa Borang, Desa Pager Kidul, Desa Sudimoro, Desa Sembowo, Desa Karang Mulyo,” kata Kepala Bidang Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita S dalam pesan tertulisnya yang diterima Transindonesia.co, Selasa (9/7/2019).

Menurtnya, 5 desa berpotensi mengalami kering langka terbatas adalah Desa Punung, Desa Mendolo Lor, Desa Ploso Kecamatan Punung, Desa Gembong, dan Desa Temon.

Sedangkan 5 desa berpotensi kering langka, antara lain Desa Mantren, Desa Jatimalang, Desa Ploso Kecamatan Tegalombo, Desa Ngreco, dan Desa Gemaharjo.

“Sampai hari ini, BPBD Kabupaten Pacitan bekerjasama dengan PDAM telah menyalurkan 51 mobil tangki air di 14 desa yang mengalami kekeringan,” kata Rita.[NIK]

Related posts

Gunung Slamet Masih Muntahkan Letusan Abu

470 Orang di Cilegon Derita HIV/AIDS

transindonesia.co

Komunitas GTR Gandeng Kopi Pak Belalang Bantu Korban Garut

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.