TransIndonesia
TRANSMALUKU

Korban Meninggal Akibat Gempa Halmahera Selatan Jadi 13 Orang

Deretan rumah warga yang rusak akibat guncangan gempa Halmahera.[Liputan6.com/Hairil Hiar]

TRANSINDONESIA.CO – Gempa yang terjadi di Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Minggu, 14 Juli 2019 merenggut korban jiwa. Laison Officer BNPB Wilayah Saketa Kabupaten Halmahera Selatan Putra W menyatakan, 13 orang meninggal dan 34 orang luka berat akibat gempa tersebut. Selain itu, 44.063 jiwa lainnya mengungsi.

Dikutip dari Liputan6.com, Putra menyatakan, pengungsi gempa saat ini membutuhkan sejumlah peralatan seperti terpal, selimut, minum dan air bersih, serta makanan balita.

“Kita juga butuh segera makanan siap saji dan layanan psikososial untuk korban trauma,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (28/7/2019).

Putra menyatakan, saat ini 44 dari 60 unit tenda BNPB susah berdiri di 35 lokasi terdampak gempa. Sisanya 16 unit diupayakan hari ini ada 16 unit akan digelar di desa yang sudah di dipetakan.

“Tim psikososial Wahana Visi Indonesia, Korem dan Polda melakukan psikososial di daerah Terdampak termasuk SDN 01,26 dan SMPN 5,” ujarnya.

Selain itu, tim trauma healing dari Dinkes, TNI, Polri dan lembaga terkait melakukan kegiatan trauma healing dengan prioritas di wilayah Yomen.[[]

Related posts

Waspada Angin Kencang Di Kepualaua Aru

transindonesia.co

Waspadai Gelombang 4 Meter di Maluku

transindonesia.co

Keputusan Blok Masela Jauh dari Aspirasi Masyarakat

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.