TRANSSUMATERA

Jambret Medan Spesialis Turis Merajalela, Giliran Pelancong Italia Jadi Korban

Reza pemandu wisman Prancis membawa Robert Jannies dan keluarga yang menjadi korban penjambretan saat keliling Kota Medan dengan menumpangi bettor melapor ke Maolrsetabes Medan, Rabu (10/7/2019).[IST]

TRANSINDONESIA.CO – Setelah wisatawan mancanegara (wisman) Prancis dijambert, giliran wisman dari Italia menjadi korban keganasan jambret di Kota Medan. Hal ini dapat berakibat buruk di mata pelancong luar negeri yang hendak berwisata ke Kota Medan, Sumatera Utara.

Pasalnya, dalam dua pekan terakhir para jambret merajalela dan berhasil menjadikan dua turis mancanegara korbannya saat berkeliling menikmati Kota Medan. Halnya, pada Rabu (10/7/2019), wisman asal Prancis yang melancong bersama sekeluarga dijambret di belakang Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Medan.

Nasib yang menimpa keluarga dari Prancis itu, kini dialami Betty Francesco pelancong dari negeri Italia. Persis sepekan, giliran Betty dijambret saat berjalan kaki seorang diri dengan menggunakan aplikasi Google Maps menuju penginapannya di Hotel Adi Mulia Medan, di Jalan Candi Biara, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (17/7/2019) malam.

Saat itu, korban tengah berjalan kaki sendiri dengan menggunakan aplikasi Google Maps menuju Hotel Adi Mulia Medan, tempat korban menginap.

Korban berjalan kaki dari Jalan Kejaksaan Medan melewati Jalan Candi Biara, akses menuju belakang Hotel Adi Mulia, tiba-tiba Betty dipepet tiga pelaku yang mengendarai dua unit sepeda motor . Salah satu pelaku merampas handphone (telepon seluler) Galaxy S7 warna putih milik korban dengan cepat ponsel korban berpindah tangan dan ketiga pelaku tancap gas melarikan diri.

Meski sempat berusaha mengejar pelaku tapi apa daya wanita seorang diri itu hanya dapat menatap kedua motor pelaku semakin jauh meninggalkannya. Kemudian Betty menemui petugas keamanan hotel dan membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus kejahatan terhadap WNA tersebut.

“Masih kita lidik dan kejar pelakunya,” katanya di Mapolrestabes Medan, Kamis (18/7/2019).

KLIK : Kali Pertama ke Kota Medan, Turis Prancis Dijambret

Wisman Prancis

Sebelumnya, wisman asal Prancis yang baru pertama kali menginjakkan kakinya di Kota Medan untuk berwisata menjadi korban penjambretan, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Medan, Rabu (10/7/2019) siang.

Pelaku yang juga mengenderai sepeda motor menggasak ponsel dan kamera polaroid Robert Jannies yang tengah keliling Kota Medan dengan menumpangi becak motor (betor).

Robert bersama keluarganya berrencana akan berwisata ke Tangkahan dan Bukit Lawang di Kabupaten Langkat, untuk menghabiskan waktu libur musim panas.

“Baru sampai di Medan tadi siang. Rencannya mau liburan ke Tangkahan sama Bukit Lawang,” ucap Reza, Pemandu Wisata Bule asal Prancis tersebut usai membuat laporan di Polrestabes Medan.

“Kalau bisa segera diproseslah dan lebih ditingkatkan lagi keamanan di Kota Medan ini,” ucapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian belum berhasil menangkap komplotan pelaku yang diduga spesialis jambret turis mancanegara. Walaupun korban Betty Francesco asal Italia dan Robert Jannies asal Prancis itu sudah melaporkan penjambretan tersebut ke Polrestabes Medan.[SUR]

Related posts

Sekwan Jemput Paksa Kendaraan Mantan DPRD Labuhanbatu

transindonesia.co

Polda Riau Tetapkan 86 Tersangka Kahutla

transindonesia.co

Waspadai Modus Baru Kejahatan di Lampung

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.