TRANSSULAWESI

Pelindo IV Kendari Kewalahan Layani Mudik Gratis

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Utama PT. Pelindo IV (Persero), Farid Padang (kedua kanan).[ANT]

TRANSINDONESIA.CO – PT Pelindo IV Kendari, Sulawesi Tenggara kewalahan melayani permintaan fasilitas mudik gratis antarwilayah menyambut perayaan Idul Fitri 1440 H/2019.

General Manager PT Pelindo IV Kendari Debby Duakaju di Kendari, Jumat (24/5/2019), mengatakan kuota mudik gratis antardaerah dalam wilayah Sultra sebanyak 350 kursi.

“Pendaftaran mudik gratis dibuka sejak Senin (21/5) tetapi memasuki hari kedua peminat sudah mencapai 478 orang atau melampaui kuota 350 orang. Minat mudik lebaran cukup tinggi,” kata Debby.

Distribusi kuota mudik gratis sebagaimana diatur, yakni tujuan Kendari-Raha ada 150 orang, Kendari-Baubau 152 orang, Kendari – Wanci 32 orang dan Kendari-Ereke 16 orang.

Tujuan Kendari ke Raha dan Baubau menggunakan kapal Express Cantika dan Prisila serta KM Sangiang. Sedangkan kapal tujuan Ereke dan Wanci menggunakan KM Aksar Saputra dan Agil.

“Sudah diduga bahwa peminat mudik gratis cukup tinggi namun pemberangkatan harus sesuai kuota dengan berbagai pertimbangan, utamanya keselamatan pelayaran,” katanya.

Ia mengakui cukup rumit menyeleksi calon peminat mudik gratis karena seluruh penumpang pulang kampung untuk silaturahmi dengan keluarga.

“Dari sisi kemanusiaan sangat berat untuk mengeliminir calon penumpang yang sudah terdaftar. Tetapi tidak mungkin diberangkatkan melebihi kapasitas angkut kapal karena beresiko dalam pelayaran. Pelindo memohon pengertian calon penumpang,” ujarnya.

Pelindo menjadwalkan pelepasan keberangkatan pemudik secara serentak tanggal 29 Mei 2019 mendatang dengan jadwal pemberangkatan pagi, siang dan malam hari.[ANT]

Related posts

Ketua PN Baubau Bersimbah Darah Di Rumah Dinas

transindonesia.co

Baznas Bangun Rumha Warga Miskin

transindonesia.co

Komnas HAM: Presiden Harus Akui Masyarakat Hukum Adat

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.