TRANSMARITIM

Kapal KKP Diadang Kapal Patroli Malaysia di Perairan Indonesia

Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu Macan 001 milik PSDKP KKP. Foto: Dok: KKP

TRANSINDONESIA.CO – Sebuah video yang memperlihatkan Kapal Maritim Malaysia mengadang Kapal Patroli (KP) Hiu milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), viral di media sosial. Video itu salah satunya diunggah oleh akun instagram @infokomando.

Dalam video tersebut, Kapal Maritim Malaysia berwarna abu-abu tua, berada dalam jarak dekat di samping sebuah Kapal Patroli Indonesia. Menurut 2 orang yang berada di video tersebut, Kapal Malaysia mengejar KP Hiu meski berada di Perairan Belawan, Sumatera Utara.

Komando Armada 1 TNI AL, sebagai penanggung jawab perairan barat Indonesia, membenarkan kejadian yang ada di video tersebut.

Kadispen Komando Armada 1 TNI AL, Letnan Kolonel Laut Agung Nugroho, mengatakan kejadian itu dikarenakan KP Hiu menangkap kapal nelayan berbendera Malaysia yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia.

“Betul (akibat) penangkapan Kapal ikan asing bendera Malaysia KHF 1256 oleh KP Hiu 08 di Perairan ZEE Selat Malaka pada tanggal 3 April 2019 yang lalu,” kata Agung Nugroho, saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (10/4).

Sebuah video yang memperlihatkan Kapal Maritim Malaysia mengadang Kapal Patroli (KP) Hiu milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), viral di media sosial. Video itu salah satunya diunggah oleh akun instagram @infokomando.

Dalam video tersebut, Kapal Maritim Malaysia berwarna abu-abu tua, berada dalam jarak dekat di samping sebuah Kapal Patroli Indonesia. Menurut 2 orang yang berada di video tersebut, Kapal Malaysia mengejar KP Hiu meski berada di Perairan Belawan, Sumatera Utara.

Komando Armada 1 TNI AL, sebagai penanggung jawab perairan barat Indonesia, membenarkan kejadian yang ada di video tersebut.

Kadispen Komando Armada 1 TNI AL, Letnan Kolonel Laut Agung Nugroho, mengatakan kejadian itu dikarenakan KP Hiu menangkap kapal nelayan berbendera Malaysia yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia.

“Betul (akibat) penangkapan Kapal ikan asing bendera Malaysia KHF 1256 oleh KP Hiu 08 di Perairan ZEE Selat Malaka pada tanggal 3 April 2019 yang lalu,” kata Agung Nugroho, saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (10/4).

Meski terus dikejar, Agung mengatakan tidak ada kejadian serius akibat peristiwa tersebut.

“Tidak ada insiden atau kejadian menonjol,” kata Agung.

Adapun kapal penangkap ikan berbendera Malaysia, KHF 1256, yang melakukan illegal fishing sudah diserahkan ke PSDKP Belawan bersama dengan awak kapalnya.

“Kapal ikan (Malaysia) sudah diserahkan ke Kantor PSDKP Belawan tanggal 4 April 2019 dengan tersangka 2 ABK WN Thailand,” tutup Agung. [kumparan]

Related posts

Nelayan Italia ‘Pancing Sampah Plastik’

transindonesia.co

Bila Pemerintah Tak Batalkan Pengalihan Bisnis LNG dan Blok Corridor Tak Dikelola Pertamina, SP FKPPA Ancaman Hentikan Distribusi BBM

transindonesia.co

UWILD, Perawatan Efisien Waktu dan Biaya Kapal Gede Pertamina di Perairan

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.