TRANSBISNIS

Gandeng Investor Dubai, Tommy Bakal Garap Proyek Rumah Murah

Tommy Soeharto resmikan multigrosir Goro.[viva]

TRANSINDONESIA.CO – Setelah masuk ke industri ritel dengan membangkitkan Goro, perusahaan milik Tommy Soeharto, PT Berkarya Makmur Sejahtera menggandeng konglomerasi asal Dubai, Bin Zayed Group untuk mengembangkan sejumlah bisnis di Indonesia. Salah satunya adalah di bidang properti.

Dalam kerja sama tersebut, Bin Zayed Group diketahui menyiapkan dana investasi sekitar US$3 miliar hingga US$5 miliar, atau sekitar Rp69,5 triliun (Rp13,904 per dolar AS). Penandatanganan nota kesepahaman pun telah dilakukan kemarin di Jakarta.

Tommy menjelaskan, selain bisnis properti, dana tersebut nantinya juga akan dikembangkan untuk beberapa lini bisnis. Yakni, sektor minyak dan gas, energi terbarukan.

Menurut Tommy, khusus untuk bisnis properti, nantinya dia akan membangun sekitar 500 ribu hingga satu juta rumah murah dan sederhana untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Rumah tersebut nantinya akan dibanderol sekitar Rp145 juta per unitnya.

“Tapi tidak menutup kemungkinan itu bisa ditambah jumlahnya, karena mereka siap untuk mengalokasikan dana yang lebih besar,” ujar Tommy dikutip dari keterangan resminya, Jumat 12 April 2019.

Dia mengatakan, tujuannya untuk dapat menyelesaikan permasalahan ketersediaan rumah murah untuk masyarakat. Upaya itu pada akhirnya bisa menekan angka backlog di Indonesia.

“Perumahan di Indonesia, selalu bermasalah khususnya untuk rumah sederhana. Kami ingin membantu memenuhi kebutuhan rumah, sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

“Di sini dari Bin Zayed Group ingin berkolaborasi bersama dengan perusahaan kami untuk membantu bukan hanya proyek kecil tapi besar,” tuturnya.

Dia menjabarkan, nantinya rumah murah yang dibangun tersebut akan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pembangunannya pun akan digarap bertahap berdasarkan studi yang telah dilakukan, misalnya ketersediaan tanah dan akses infrastruktur penunjang.

“Sehingga nanti kita lihat proyek per proyek,” ujarnya.

Direktur Utama Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini, mengatakan, kerja sama ini ditargetkan mulai pengerjaannya tiga bulan ke depan. Saat ini, timnya sedang menggodok detail proyek rumah tersebut.

Dia menjelaskan, 500 ribu hingga satu juta rumah tersebut merupakan target per tahun perusahaan. Untuk itu, diharapkan proyek ini bisa menjadi solusi ketersediaan rumah murah bagi masyarakat.

Menurut Milasari, investasi tersebut nantinya juga tidak menutup kemungkinan untuk menggarap sektor bisnis lainnya. “Dari situ (investasi) akan dilihat bisnis-bisnis lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Group Managing Director Bin Zayed Group, Midhat Kidwai, menuturkan, pihaknya ada peluang bisnis yang besar di Indonesia di masa depan. Hal tersebut lah yang menjadi alasan mereka bekerja sama dengan Berkarya Makmur Sejahtera.

“Indonesia adalah negara yang menjanjikan, karena potensi dan ekonominya besar. Kami akan melakukan bisnis real estat dan juta energi terbarukan,” tuturnya. [viva]

Related posts

Pemkot Bekasi dan DPRD Sepakati KUA PPAS APBD 2016

transindonesia.co

Mengupas Kewajiban 20% Rusun Umum (1)

transindonesia.co

Fasilitas KITE IKM Turunkan Biaya Produksi 25 Persen

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.