TRANSTEKNO

Rancang Bangun Navigasi Anak Negeri

Penulis, Aris Yulianto.[TRS]

TRANSINDONESIA.CO – Semua kapal yang berlayar di laut harus dilengkapi dengan lampu-lampu navigasi, sesuai syarat International Regulations for Preventing Collision at Sea (COLREGS) juga ditetapkan International Maritime Organization (IMO).

Navigation Light Control Panel di Motor Tanker (MT) Galunggung sebelumnya menggunakan sistem manual dan memakai rangkaian elektronika. Ketika terjadi pada kerusakan komponen akibat tersambar petir, maka diadakan pengadaan control panelnya.

Alat lama dan rusak belum ada tampilan Alarm History, Fault Trend Graphic dan Data Memory. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka ide untuk membuat sistem navigasi lampu kapal, berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) berfungsi sebagai media komunikasi antara manusia.

Human Machine Interface (HMI), Progarmable Logic Control (PLC), dan Data. Pada rancang bangun ini akan dibuat desain sistem SCADA yang memungkinkan operator dapat melakukan controlling dan monitoring pada sistem lampu navigasi.

Sistem SCADA, adalah suatu metode dalam sistem control. Dimana operator dapat melakukan fungsi kontrol (controlling), pengawasan (monitoring) dan pengambilan serta perekaman data (data acquisition) dari sebuah sistem yang sedang bekerja.

SCADA dapat difungsikan sebagai sistem yang dapat mengumpulkan informasi atau data-data dari lapangan dan kemudian mengirimkan-nya ke sebuah komputer sentral yang akan mengatur dan mengontrol data-data.

Menurut Convention on The International Regulation For Preventing Collisions At Sea, 1972. Penerangan diatas kapal berupa lampu-lampu operasi yang diletakkan sepanjang kapal sesuai dengan keperluan pada berbagai ruangan yang berada diatas kapal seperti di main deck, deck house, dan sebagainya.

Lampu-lampu di atas kapal ada juga yang disebut lampu navigasi yaitu, lampu-lampu kapal yang harus dipasang pada waktu kapal berlayar di antara matahari terbit dan terbenam. Sedemikian rupa sehingga jenis kapal, letak dan arah kapal dapat diketahui

Peralatan ini mampu mendeteksi dan memonitor serta dapat merekam histori dengan baik dan tepat. Kinerja peralatan meningkat “Testimoni Capt Yertos”.

Dengan peralatan ini, operator di atas kapal mampu mendeteksi kerusakan dengan lebih mudah, dan di dapatkan adanya efisiensi biaya sehingga perusahaan memperoleh nilai lebih. Keamanan lebih baik. “Technical Superintendent Kapal Galunggung – Agus Firmansyah”.

Penulis: Aris Yulianto [Officer Technical Fleet-1 PT.Pertamina – Perancang dan Pembuat Navigation Light Control Panel Kapal]

Related posts

Transformasi Urban “Terowongan Kendal” Perpindahan Antar Moda Transportasi Publik

transindonesia.co

“Patriot” SMK Telkom Bandung Bangun Mental Juara Pelajar

transindonesia.co

Kongres Teknologi Nasional, Momentum Pendorong Implementasi SPBE

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.