TRANSDUNIA

Dua WNI Masih Ditahan di Penjara Papua Nugini

Penjara

TRANSINDONESIA.CO | JAYAPURA – Dua warga negara Indonesia (WNI) saat ini masih meringkuk di penjara Vanimo, Papua Nugini (PNG). Keduanya menjalani tahanan penjara akibat berbagai tindak pelanggaran yang dilakukannya.

Konsul RI di Vanimo, PNG, Abraham Lebelauw kepada Antara yang menghubungi dari Jayapura, Papua, Ahad 10 Maret 2019, mengakui, dua WNI yang ditahan di penjara Correctional Institution Vanimo adalah Ny Yopie Taniau dan Luky Gusta. “Memang benar saat ini ada dua warga Indonesia yang mendekam di penjara Vanimo akibat pelanggaran yang dilakukan mereka,” kata Abraham.

Ny Yopie Taniau diputuskan dua tahun penjara oleh pengadilan PNG di Vanimo atas kasus obat terlarang yang dibawanya. Ia dihukum dua tahun penjara sejak 7 Mei 2018 lalu.

“Sedangkan Luky Gusta dijatuhi hukuman penjara 18 bulan akibat terkena kasus illegal entry atau masuk tanpa izin dan diputus sejak 27 Maret 2018,” kata Abraham.

Ketika ditanya kondisi kedua WNI yang sedang menjalani hukuman di penjara Vanimo, Abe mengakui, kondisinya sehat dan pihak konsulat senantiasa memantau keberadaan mereka. “Kedua WNI hanya dijatuhi hukuman badan atas pelanggaran yang dilakukan mereka,” tutur Abraham.[ANT/ROL]

Related posts

Beri Nama Allah, Akta Lahir Anak Ditolak

transindonesia.co

Pencarian MH370 Titik Kritis

transindonesia.co

Polisi Gagalkan WN Cina Coba Bunuh Diri di Hotel

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.