Indonesia Berdakwah

Kuli Bangunan Tewas Diinjak-Injak Saat Pesta Miras

Dua tersangka yang menginjak kuli bangunan hingga tewas.[IST]

Ketika seluruhnya dalam kondisi mabuk, para pelaku tidak terima dengan tingkah laku korban. Perkelahian pun terjadi. Korban mendapatkan pukulan bertubi-tubi

Dua tersangka yang menginjak kuli bangunan hingga tewas.[IST]
TRANSINDONESIA.CO | TANGERANG – Warga Cilincing, Jakarta Utara, Jupri,34 tahun, berprofesi kuli bangunan tewas dikeroyok gerombolan pria yang sedang pesta miras, di Jalan Ridan, Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Ahad 16 September 2018.

Diketauhi, korban dan tersangka ML,33 tahun, AH,45 tahun, dan LF,46 tahun, warga Tangerang, menghabisi korban karena pengruh minuman keras (miraas).

“Sehari sebelum pengeroyokan, antara korban dan ketiga pelaku menggelar pesta miras. Ketika seluruhnya dalam kondisi mabuk, para pelaku tidak terima dengan tingkah laku korban. Perkelahian pun terjadi. Korban mendapatkan pukulan bertubi-tubi. Jupri pun tak berdaya dan akhirnya tumbang,” kata Kapolsek Cipondoh, Kompol Sutrisno, Senin 17 September 2018.

Dikatakannya, tersangka memukul kepala korban dan menyiram kecap serta menginjak hingg korban sempat minta tolong.

“Saat dilarikan ke RS EMC, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban tewas dengan luka-luka di sekujur tubuhnya,” terang Kapolsek.

Kurang 3 jam setelah kejadian, dua dari tiga pelaku berhasil meringkus, sedangkan pelaku LF masih dalam pengejaran polisi.

“Pemicunya karena ketersinggungan. Tersangka AH tidak bisa mengendalikan emosinya. Sebab tingkah korban yang sama-sama dipengaruhi alcohol. Pelaku dijerat Pasal 338 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” katanya.[COK/TRS]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.