TRANSMALUKU

Banjir Pulau Taliabu, 540 Jiwa Terdampak

Banjir menggenangi pemukiman masyarakat dibeberapa desa di Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Rabu 11 Juli 2018.[IST]

Sebanyak 180 KK atau 540 jiwa terdampak banjir. Tinggi banjir 50 – 100 centimeter. Tidak ada korban jiwa

Bnajir menggenangi pemukiman masyarakat dibeberapa desa di Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Rabu 11 Juli 2018.[IST]
TRANSINDONESIA.CO | MALUKU – Di saat sebagian besar wilayah Indonesia berada di musim kemarau, bahkan banyak daerah mengalami kekeringan seperti di sebagian Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Namun di daerah Maluku, Maluku Utara dan sebagian barat Papua Barat saat ini saat puncak musim penghujan sehingga mengalami banjir.

Hujan deras telah menyebabkan meluapnya Sungai Ratahaya, Sungai Air Kilong dan Sungai Air Bobong sehingga banjir melanda Desa Ratahaya, Desa Kilong dan Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara pada Rabu 11 Juli 2018, pukul 03.15 WIT.

“Sebanyak 180 KK atau 540 jiwa terdampak banjir. Tinggi banjir 50 – 100 centimeter. Tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam pesan tertulisnya yang dterim Trnasindonesia, Rabu 11 Juli 2018.

BPBD Kabupaten Pulau Taliabu telah melakukan penanganan darurat. Bantuan disalurkan kepada masyarakat. Pendataan masih dilakukan.[DON]

Related posts

Maluku Diguncang Gempa 5,5 SR

transindonesia.co

Besok Putusan MK, Demokrasi di Maluku Harus Tetap Terjaga

transindonesia.co

194 ABK Dievakuasi ke Tual

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.