Indonesia Berdakwah

Alasan Lovren Menjatuhkan Penyusup Lapangan pada laga Final Piala Dunia 2018

Penyusup Pertandingan Final Piala Dunia di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7).(AP/Thanassis Stavrakis)

Kami tengah fokus untuk menyusun serangan lalu gangguan datang. Saya tak bisa menahan amarah jadi saya menjatuhkannya

Penyusup Pertandingan Final Piala Dunia di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7).(AP/Thanassis Stavrakis)

TRANSINDONESIA.CO | MOSKOW – Pemain Kroasia, Dejan Lovren, mengaku sangat marah dengan penyusup lapangan pada laga final Piala Dunia 2018. Menurutnya, Kroasia tengah berkonsentrasi untuk mencetak gol pada saat para penyusup tersebut memasuki lapangan.

“Saya sangat marah karena kami sedang bermain bagus pada saat itu,” ujar Lovren.

“Kami tengah fokus untuk menyusun serangan lalu gangguan datang. Saya tak bisa menahan amarah jadi saya menjatuhkannya.”

“Saya harap saya bisa langsung melemparnya ke luar lapangan,” ungkap Lovren.

Laga Prancis kontra Kroasia diganggu empat penyusup yang menggunakan seragam penjaga keamanan. Para penyusup tersebut menghampiri pemain dan mengajak untuk bertepuk tangan.

Namun, Lovren bersikap agresif dengan menjatuhkan satu di antara penyusup tersebut. Pemandangan berbeda ditunjukkan pemain Prancis, Kylian Mbappe.

Pemain berusia 19 tahun itu menyambut tangan penyusup yang menghampirinya sambil tersenyum. Pada akhirnya, Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah mengakhiri laga dengan skor 4-2.

Sumber: Daily Mail

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.