Indonesia Berdakwah

Netizen Kacaukan Citizen

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Dunia digital diwarmai perang informasi bahkan taburan kebencianpun marak dan menjadi candu. Kaum netizen seakan telah menguasai dunia aktual. Dengan berbagai viralnya membuat etika norma bahkan moral digerusnya. Semua serba ok dan serba boleh.

Hukum pun mereka membuatnya. Memancing emosi sampai akan memancung kepala orang pun dilakukannya. Seakan aparat penegak hukum diambil alih kewenangannya.

Hukum boleh dikatakan tertinggal jauh dari perubahan sosial yang terjadi. Parahnya lagi sangat sedikit yang mendukung aparat berteknologi dalam political will nya mash kental mempertahankam status quo dan kenyamanannya.

Ilustrasi

Kondisi-kondisi yang manual parsial dan konvemsional terus menjadi kebanggaannya. Di situlah mereka menikmati efek pat gulipatnya. Siapa yang akan mewaraskan akan dihajarnya bahkan bisa saja di penjarakan atau di matikan hidup dan kehidupannya.

Kelambatan mengatasi dunia virtual akan semakinbuat netizen hidup dalam era bar-baran di era digital. Characther assination akan menjadi bagian yang mendasar dan terus merajalela entah sampai ke ujung mana. Bagai kanker yang tak lagi tertahankan perkembangannya.

Mungkinkah mengatakan saatnya mengakhiri birokrasi yang tidak rasional? Jawabnya pasti iya. Namun apa nyatanya, siapa saja yang melawannya akan di matikan sang naga mafia birokrasi.

Siapa berani akan menerima efeknya. Entah dari dicopot sampai di matikan. Para mafia ini sadar era digital ancamannya. Ia tidak bodoh maka manfaatkan kekacauan di mana-mana dari cara langsung atau dengan proxi.

Mengeruhkan suasana akan memudahkan mempertahankan status quo. Sayang memang banyak yang sudah mabuk kepayang bahkan masuk angin yang tidak lagi berani berjuang atau mmalas bahkan takut mengambil resiko.

Selamat datang penguasa dunia maya dan di dunia nyata akan terus diobok-oboknya, sampai semua mabuk dan terus dibodoh-bodohinya. Seakan kita semua akan digiring ke dalam tempurung untuk berbahagia di dalam captive mind yang selalu takut dan ketakutan.[CDL]

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.