LPG 3 Kg Akan Hilang di Karo

TRANSINDONESIA.CO – Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg yang diperuntukan pada masyarakat terutama masyarakat miskin akan mulai dipunahkan secara perlahan-lahan dengan beredarnya Bright Gas 5,5 kg yang wajib dipergunakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di kalangan Pemkab Karo, Sumatera Utara.

Dimana pihak ASN tersebut dapat menukarkan dua tabung LPG berat 3 kg,  dengan satu Bright Gas seberat 5,5 kg. Dikenakan biaya Rp44.000 dan ditambah Rp60.000 untuk isi ulang refill LPG 5,5 kg  dengan total yang dikeluarkan menjadi Rp104.000.

SEE PT. Pertamoma Wilayah II Sumatera Utara, Hanggowo Wicaksono memperlihatkan LGP ukuran 5 kg.[DON]
SEE PT. Pertamoma Wilayah II Sumatera Utara, Hanggowo Wicaksono memperlihatkan LGP ukuran 5 kg.[DON]
Hal ini disampiakan SEE PT. Pertamina Wilayah II Sumatera Utara, Hanggowo Wicaksono, pada Senin 28 Nopember 2016, kantor aula Bupati Karo saat launching dan penukaran gas LPG tersebut.

“Kabupaten Karo adalah Kabupaten/Kota yang ke empat di provinsi Sumatera Utara yang melaksanakan kegiatan launching ini setelah Binjai, Sibolga, dan Toba Samosir. Untuk informasi terkait Pertamina dan pemesanan LPG dapat juga menghubungi Contact Pertamina di Nomor : 1 500 000 yang aktif 24 jam,” ungkapnya.

Usai menyampaikan resosialisasi penggunaan LPG yang baik dan benar, Hanggowo menyerahkan tabung gas 5,5 Kg kepada Bupati Karo yang diwakili Sekdakab Karo dr. Saberina, MARS.

Hadir dalam pelaksanaan tersebut  Sekdakab Karo dr. Saberina, MARS, Assisten Ekbang Drs. K.Terkelin Purba, Kadis Pertambangan Dan Energi Ir. Timotius Ginting, Kabag Perekonomian Topan Daniel, BA, dan para ASN di lingkungan Pemkab Karo, dan dari Pertamina SEE Wilayah II Sumatera Utara Hanggowo Wicaksono beserta Tim Monitoring dan agen – agen LPG yang ada di Karo.

Bupati Karo dalam sambutanya yang dibacakan Sekdakab Karo dr. Saberina, MARS menyampaikan, berdasarkan peraturan Menteri ESDM Nomor 26 tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian gas LPG, pada BAB IV tentang penggunaan gas LPG pada pasal 20 bahwa penggunaan gas LPG terbagi atas 2 yaitu penggunaan LPG umum dan penggunaan LPG bersubsidi yang diperuntungkan untuk masyarakat miskin dan sesuai dengan surat pertamina nomor 1215/F11452/2016-S3 tanggal 18 Oktober 2016 perihal penggunaan LPG Non Subsidi untuk PNS di Lingkungan Pemkab Karo.[DON]

Share
Leave a comment