Indonesia Berdakwah

Politik Ular Tangga

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Permainan ular tangga dikenal dikalangan anak-anak sebagai permainan yang bisa menguntungkan, tapi bisa juga merugikan. Pada saat melempar dadu, angka yang dianggap keluar akan diikuti gerakan pada tabel angka bervariasi, ada yang ular dan ada yang tangga.

Pada saat jatuh hitungan yang baik dan bisa naik tangga maka akan cepatlah melampaui beberapa langkah, namun sebaliknya bila jatuh di ekor ular maka bisa turun beberapa langkah.

Begitulah kebijakan-kebijakan yang diambilpun bisa semacam permainan dadu dalam ular tangga ini, bisa didukung dan bisa saja dijatuhkan. Tergantung dari kekuatan mana yang mendukung dan mempengaruhi, banyak faktor dan unsur sebagai perkuatan atau perwujudan walaupun kebijakan tadi belum tentu lebih baik atau lebih benar.

Ilustrasi
Ilustrasi

Namun sebaliknya, walaupun baik dan benar kalau tidak didukung bisa saja dijatuhkan atau terus menerus digerogoti.

Kekuatan-kekuatan dalam dunia apapun dan manapun, kaum-kaum yang kebagian maka akan dengan senang hati mendukungnya. Bagi yang tidak kebagian rame-rame menggerogotinya.

Pada masa saling mempengaruhi, akhirnya jalan tengah untuk berbagi kekuasaan, kesenangan bahkan kenikmatan sumber daya.

Lagi-lagi yang hakiki akan diabaikan dan dirugikan, jangankan kebagian, diingatpun kadang tidak.

Para pemimpin menjabat kadang trauma karena ia seakan hanya adu nasib saja ditentukan angka-angka dan putaran atau lemparan dadu ular tangga. Penuh kekhawatiran karena yang pasti adalah ketidakpastian.(CDL-04012016)

Penulis: Chryshnanda Dwilaksana

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.