Seni Lukis Jendela Hati Bagi Anak Autis

Monday, 11 May 2015, 06:55:59 | TRANSWANITA
Ilustrasi

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Anak-anak autis adalah anak-anak yang berkepribadian khusus, bukan keterbelakangan mental, melainkan memiliki perhatian atau fokus tersendiri yang kadang orang lain tidak dapat memahaminya.

Potensi-potensi yang ada pada diri anak autis ini tatkala bisa dikelola dengan baik akan menjadi sangat luar biasa dan dapat menghasilkan karya yang tidak kalah dengan orang normal pada umumnya.

Salah satu yang bisa dikembangkan adalah seni lukis. Melukis tidak sebatas memindahkan bentuk benda, orang, kegiatan atau alam dalam kanvas atau media lukis lainya.

Melukis adalah ungkapan hati, bapak seni rupa Indonesia S.Soedjojono mengatakan, melukis merupakan jiwa yang nampak (visible soul). Jiwa yang absurd dapat diekspresikan dalam media seni lukis.

Dari coretan, warna, bentuk-bentuk dan lainnya.Dimana garis-garis getaran jiwa inilah yang membuat benda, alam, orang atau kegiatan yang ditorehkan memiliki jiwa, kekuatan.

Pelukis widayat mengatakan sebagai “greng”. Greng akan menjadikan sesuatu berharga bermakna bahkan menjadi sesuatu yang monumental yang akan dikenang sepanjang masa.

Keabadian inilah suatu peninggalan karya anak manusia yang tidak lekang oleh ruang dan waktu. Disinilah kita menilai bukan lagi semata-mata pemindahan bentuk dalam melukis melainkan pemindahan jiwa, hati dalam sebuah ekspresi.

Seni membuka jendela hati bagi anak-anak autis terhadap dunia luar. Mari kita belajar memahami dan memberi makna atas karya mereka, sehingga karya-karyanya dapat menjadi suatu seni baru yang tidak lagi mengekor atau menjiplak, namun benar-benar menjadi solusi jiwa bagi manusia yang peduli bagi pemanusiaan manusia lainnya. (CDL-Jkt110515)

Penulis: Chryshnanda Dwilaksana

tags:

Related For Seni Lukis Jendela Hati Bagi Anak Autis