Warga Tuding Walikota Bekasi Jual Rawa Bogo Penyebab Banjir

Walikota Bekasi di demoWarga demo Walikota Bekasi Rahmat Effendy.

TRANSINDONESIA.co, Bekasi: : Ratusan warga dari 8 perumahan di Kota Bekasi, Jawa Barat, demo Walikota Bekasi Rahmat Effendy di Kantor Walikota Bekasi, Jalan Ir.Juanda, Kota Bekasai, Kamis (6/2/2014).

Para warga merupakan perwakilan warga dari perumahan Chandra Baru, Gria TMII, Duta Indah Intan Lestari, Sanctuary, Cahaya Kemang Permai, Dosen IKIP serta perumahan Antelop Maju.

Dalam orasinya warga menuntut Rahmat Effendy  menyelamatkan lingkungan hidup di Kota Bekasi. Mereka juga menuding Rahmat Effendy sudah menjual lahan resapan di Rawa Bogo yang berada di sekitar perumahan warga sehingga sering mengalami kebanjiran.

“Kami meminta Walikota untuk mempertahankan situ-situ lahan resapan, agar banjir tidak datang lagi,” ucap Nani, warga Perum Chandra Baru, saat menyampaikan tuntutannya, Kamis (6/2/2014).

Nani melanjutkan, sejak lahan resapan di Rawa Bogo, Jatiasih dijual kepada pengembang, banjir yang merendam kian tinggi.

“Sebelum dijual, hanya jalan yang tergenang, kini setelah situ Rawa Bogo dijual, seluruh rumah warga di perumahan terendam,” jelasnya.

Sementara koordinator aksi, Novy Ary mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan kepemimpinan Rahmat Effendy yang melakukan penjualan lahan Situ Rawa Bogo kepada pengembang perumahan Green Lotus.

“Banjir yang terjadi di 8 perumahan yang ada di Kota Bekasi akibat Walikota mengabaikan fungsi resapan air dan tidak adanya ruang terbuka hijau (RTH),” ujarnya.

Jika Pemkot Bekasi tidak mampu mengatasi masalah ini, para pendemo menuntut Walikota Bekasi untuk mundur.(lp6/mat)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co