Indonesia Berdakwah

Sabu dan Ekstasi Diduga dari Malang Diamankan Polda Kaltim

Narkoba SabuBarang bukti sabu.(dok)

 

TRANSINDOENSIA.co, Kaltim : Polda Kalimatan Timur gagalkan penyelundupan 1 kg sabu dan 12.000 butir ekstasi senilai miliaran rupiah di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/2/2014).

“Kami amankan sabu, ekstasi dan roda empat dari tangan Tahri. Dia masih diperiksa intensif penyidik Direktorat Reskoba Polda Kaltim,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Fajar Setiawan, di Mapolda Kaltim, Sabtu (22/2/2014).

Semua barang bukti diamankan dan disita sekitar pukul 21.30 WITA, Jumat (21/2/2014). Sabu dan belasan ribu butir ekstasi berwarna hijau itu berada di dalam mobil bernomor polisi N 1693 BI yang tercatat sebagai wilayah hukum Malang, Jawa Timur.

Dikatakan Fajar, mobil itu datang dari Surabaya. Setelah diturunkan dari kapal feri, petugas Direskoba dibantu kepolisian di wilayah Balikpapan, menggeledah mobil yang dikendarai Tahri. Sednagkan Tahri mengaku, hanya ditugaskan mengambil mobil itu ketika turun dari kapal. Setelah digeledah, polisi menemukan barang bukti narkoba itu.

Pengungkapan ini berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwa, ada pengiriman sabu dari Surabaya menuju Pelabuhan Semayang Balikpapan.

“Setelah informasinya akurat, petugas menindaklanjutinya dengan melakukan penggeledahan sesuai instruksi Pak Kapolda (Irjen Pol Dicky Atotoy),” terang Fajar.

Hingga kini, Tahri masih diamankan di Polda Kaltim. Penyidik Polri masih terus melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami tujuan peredaran sabu dan belasan ribu butir ekstasi itu.

Fajar menduga pengiriman 1 kg sabu dan 12.000 butir ekstasi itu keterkaitan dengan pengungkapan 4 kg sabu oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan BNN Provinsi Kaltim di Samarinda beberapa hari lalu.

“Sekarang masih didalami oleh penyidik di Polda. Kemana dia (Tahri) akan mengedarkannya, sudah berapa kali dia melakukannya, segera akan diketahui. Kami selidiki apakah ada kaitannya dengan penyitaan 4 kg sabu oleh BNN di Samarinda beberapa waktu lalu,” tuturnya.(pol/sis)

 

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.