Indonesia Berdakwah

Niger Ekstradisi Mantan Pejabat Intelijen Khadafi

Muammar Khadafi
TRANSINDONESIA.co, Jeddah : Pemerintah Niger telah diekstradisi Abdallah Mansour, seorang mantan pejabat intelijen Libya saat Presiden Muammar Khadafi berkuasa, penangkapan ini atas tuduhan berkomplot melawan pemerintah yang sah di Tripoli, kata sumber-sumber militer.

Mansour adalah salah satu dari sejumlah anggota senior rezim Khadafi ,Mansour bersama Saadi anak laki-laki dari Khadafi melarikan diri ke negara tetangga Niger pada tahun 2011.

Sebelumnya Niger menolak untuk mengekstradisi Mansour, namun berkat kegigihan Lybia melobi ,maka ekstradisi kini dapat dilakukan.  Niger adalah negara di Afrika Utara yang langsung bertetangga dengan Libya.

“Mansour diekstradisi kemarin ke Tripoli. Ia ditangkap dan diinterogasi oleh Gendarmerie sebagai bagian dari penyelidikan apakah dia berkomplot melawan pemerintah di Tripoli,” kata seorang pejabat militer, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Perdana Menteri Libya Ali Zeidan mengatakan pada hari Jumat bahwa keamanan di Lybia aman dan terkendali, dan sekaligus membantah  pernyataan seorang pejabat senior angkatan darat  yang mengatakan bahwa parlemen dibekukan demi “menyelamatkan” negara.

Sebuah sumber militer kedua di Niger, yang juga meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan pihak berwenang di sana telah menemukan bukti Mansour sedang merencanakan “tindakan subversif” melalui otoritas dinegara tersebut.

Hampir tiga tahun setelah Khadafi terguling, pemerintah Libya masih saja rapuh, tak mampu melucuti senjata para mantan pejuang revolusioner dan tak dapat menyelesaikan rancangan konstitusi baru.(fen)

 

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.