Mayat Anita TKI asal Binjai Terapung di Tengah Laut

tkiAnita Purnama Boru Hutahuruk.(dok)

 

TRANSINDONESIA.co, Bagansiapiapi : Mayat Anita Purnama Boru Hutahuruk tenaga kerja wanita Indonesia asal Kota Binjai, Sumatera Utara, terdampar di Pantai Bagansiapiapi Sinaboi, Riau.

Anita yang dimasukan dlam peti mati mengapung di laut berisi diduga merupakan korban human trafficking atau perdagangan orang.

Mendengar kabar itu wakil rakyat dari Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka berang.

“Pemerintah khususnya aparat kepolisian jangan Cuma diam,” kilahnya, Selasa (11/2/2014).

Jika memang almarhum terbukti meninggal karena dianiyaya, maka pemerintah SBY harus meminta keterangan dan meminta pemerintah Malaysia untuk memproses siapapun yang telah melakukan kekejaman terhadap almarhumah.

Hak Almarhum

Politisi asal PDIP ini menegaskan tidak boleh ada diskriminasi perlindungan dari pemerintah terhadap para TKI apapun status kerjanya. Selain itu, Rieke juga meminta agar hak-hak almarhum Anita diberikan sepenuhnya.

Jasad Anita terapung-apung di dalam peti di perairan Laut Bagansiapi-api, Riau, Jumat 7 Februari lalu. Menurut kakak kandung Anita, Ika Hutauruk, terakhir kali berkomunikasi dengan adiknya pada 30 Januari lalu. Komunikasi terjalin saat sang adik hendak pulang dari Malaysia ke kampung halamannya, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Anita berangkat ke Malaysia Agustus 2013 lalu. Ia dibawa oleh wanita bernama Umi. Tak betah bekerja sebagai pembantu rumah tangga, Anita pergi dari rumah majikannya dan kerja ke tempat lain tanpa sepengetahuan Umi.

Umi yang dihubungi keluarga Anita mengaku tak tahu-menahu soal kematian Anita. Bahkan Umi tidak tahu di mana Anita bekerja, hingga akhirnya Anita ditemukan tewas mengapung dalam peti di laut.(don/sur)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co