Mantan Wartawan TV One Turut Jadi Korban, 14 Tewas dan 11 Sudah Diidentifikasi

Wartawan Korban Sinabungi Rizal Syahputra reporter Jurnal Sumut, Kota Medan.(foto-istimewa)

 

 

TRANSINDONESIA, Kabanjahe :  Seorang wartawan Rizal Syahputra,  salahsatu reporter media online Kota Medan, Sumatera Utara, dinyatakan tewas bersama korban awan panas Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara, pada Sabtu (1/2/2014).

Korban Rizal yang juga pernah menjadi reporter stringer TVOne itu bersama seorang rekannya terjebak di Desa Sukarameh, Kecamatan Payung, sudah teridentifikasi bersama 5 korban lainnya.

Rizal Sahputra, 23 tahun, beralamat di Jalan, arya Bhakti Medan itu merenggang nyawa dengan kondisi yang memprihatinkan.

Sementara, pencarian malam ini dihentikan karena erupsi Gunung Sinabung masih terus terjadi dan baru akan dilakukan pada besok hari Minggu (2/2/2014).

Jenazah korban yang baru dapat dievakuasi berjumlah 14 orang namun belum semua teridentifikasi di RSU Efirina Etaham Kabupaten Kabanjahe.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan data resmi sementara jumlah korban awan panas dari erupsi Gunung Sinabung sudah mencapai 11 orang tewas.

8 korban tewas awan panas erupsi Gunung Sinabung yang sudah diidentifikasi yaitu:

1. Alexander Sembiring (Warga Simpang Korpi Kabanjahe, pelajar SMA 1 Merdeka).

2. Daud Surbakti (17 th, Desa Payung, Pelajar).

3. Dipa Nusantara (17 th, SMA Brastagi).

4. David (17 th, Kelas 2 SMK Simpang Korpri)

5. Mahal Sembiring, 25 th, guru honor SD Gurukinayan, asal payung.

6. Rizal Sahputra, 23 th, jl, Karya Bhakti Medan (reporter tv one medan),

7. Teken sembiring, 47 th, Ds. Gurki.

8. Santun Siregar, 25 th, GMKI kuta cane (mahasiswa)

9. Fitriani boru Napitupulu

10. Asran Lubis (21 tahun) warga Dusun Pardaeman, Kota Cane.

11.Marudut Barisan Sihite (25 tahun) mahasiswa.(sof)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co