Hatta dan Zoelva ‘Diadili’ Para Kiai di Yogyakarta

Hatta Zoelva

 

 

 

TRANSINDONESIA.co, Yogyakarta : Menko Perekonomian, Hatta Rajasa  dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva ‘diadili’ para kiai pada acara Sarasehan Nasional Ulama dan Cendekiawan Pesantren di Yogyakarta, Sabtu (8/2/2014).

“Pak Hatta kan pejabat negara, jangan hanya janji saja. Bapak saatnya berbuat,” kata Muzammil, salah satu peserta sarasehan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Hatta mengatakan pertanyaan kiai sangat berat dijawab olehnya.

“Pertanyaan ini lebih berat dari pada pertanyaan komisi di DPR,” kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Hatta tetap berusaha meyakinkan para kiai bahwa Indonesia masih bisa terus membaik. Syaratnya adalah reformasi jilid kedua.

Tak hanya Hatta yang dikritik. Muzammil juga melontarkan pernyataan yang menohok terhadap kinerja MK. Menurutnya, MK selama ini belum mampu menciptakan keadilan di mata masyarakat.

“MK harus progresif. Di bawah itu orang sudah main duit semua,” ujar Muzammil.

Sarasehan yang dihadiri 300 kiai dan cendekiawan ini digelar selama tiga hari, yaitu 7-9 Februari. Usai mendengar uraian dari narasumber, para peserta dibagi menjadi tiga komisi.

Yaitu komisi keagamaan, keumatan dan kebangsan. Hasil sidang komoisi akan menjadi rekomendasi yang akan diserahkan kepada pihak pihak terkait.(rol/sat)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co