Emas Dunia Masuk Zona Harga Tertinggi Dalam 3 Bulan

Emas (ilustrasi)

Harga emas tertinggi

 

 

TRANSINDONESIA.co, Singapura : Perdagangan emas pada Selasa (18/2/2014) pagi, mencapai puncaknya dalam 3,5 bulan terakhir, akibat adanya kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi AS dan melemahnya dolar AS memicu daya tarik logam mulia ini. Ini memperpanjang keuntungan setelah kenaikan terbesar dalam enam bulan minggu lalu.

Melansir laman Reuters, sentimen pasar terhadap emas telah positif sejak awal tahun karena data ekonomi AS dan China yang lemah. Serta kegelisahan pasar berkembang telah mengambil tol pada ekuitas global, memacu permintaan pada saat-saat ketidakpastian emas sebagai safe haven.

Spot emas naik 0,6% menjadi US$ 1.326,40 per ounce, setelah mencapai US$ 1,329.55 pada awal sesi- tertinggi sejak 31 Oktober. Logam ini melonjak 4% minggu lalu, kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus.

Emas berjangka AS naik untuk sesi kesembilan – kemenangan beruntun terpanjang sejak Juli 2011. Harga emas naik 10% tahun ini setelah turun 28% pada 2013 , sementara perak telah naik 12 persen. Investor emas dalam posisi disarankan bisa melanjutkan pembelian.

“Kami pikir dalam jangka dekat harga emas akan ( lemah ) seiring data makro AS dan meningkatkan alokasi portofolio emas untuk diversifikasi , ” kata Helen Lau , analis senior di UOB Kay – Securities di Hong Kong.

Data manufaktur AS pada hari Jumat tercatat melemah, terutama dalam penjualan ritel dan data ketenagakerjaan. Cuaca dingin telah mendorong langkah-pertumbuhan ekonomi pada awal kuartal pertama setelah kinerja yang kuat di paruh kedua tahun 2013.

Di sisi lain, premi emas di India , konsumen terbesar kedua di dunia setelah China turun 17% ke level terendah dalam empat bulan akibat pembeli menunda pembelian karena pada spekulasi atas kemungkinan pemotongan bea masuk.(fen)

 

 

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co