Dewi Yul: Pemerintah Kurang Perhatikan Penyandang Disabilitas

 Dewi YulDewi Yul.(mtv)

 

TRANSINDONESIA.co, Jakarta : Meski memiliki keterbatasan secara fisik, namun banyak potensi luar biasa yang bisa digali dari para penyandang disabilitas., tapi sayangnya belum menjadi perhatian oleh pemerintah.

“Ada 12 juta jiwa penyandang disabilitas yang terdata di sekolah-sekolah di Indonesia. Sementara itu, untuk data statistiknya belum terlalu vallid,” ungkap penyanyi Dewi Yul dalam acara Celebrating Diversity: Hormati Hak-Hak Kami, Biarkan Kami Berkomunikasi dengan Cara Kami di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/2/2014).

Dewi mengatakan, “Orang tua anak dengan kebutuhan khusus masih harus berjuang sendiri.” Kesimpulan itu ia dapatkan dari pengalamannya mengasuh dua anak berkebutuhan khusus yakni, almarhumah Giska Puteri Sahetapy dan Panji Surya Putra Sahetapy.

Menurut Dewi, pemerintah belum maksimal dalam memperhatikan anak-anak berkebutuhan khusus. “Saya lihat mereka banyak diberi fasilitas, tapi belum maksimal. Kita butuh peran pemerintah yang lebih. Untuk memberikan izin memfasilitasi kebutuhan bahasa isyarat,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, Dewi juga sempat menyumbangkan dua lagu salah satunya Jangan Ada Dusta di Antara Kita yang disambut meriah oleh para penyandang difabel.(mtv/lin)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co