Banjir Pati, 16.285 Jiwa Masih Bertahan di Pengungsian

Banjir PatiKetua PMI Jusuf Kalla saat berbincang dengan pengungsi banjir Pati beberapa waktu lalu.(istimewa)

TRANSINDONESIA.co, Pati :  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, hingga kini  mencatat warga yang masih bertahan di tempat pengungsian akibat banjir 16.285 jiwa.

“Belasan ribu warga yang masih bertahan di pengungsian tersebut, karena pemukiman mereka masih tergenang banjir, meskipun beberapa daerah sudah mulai surut,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Sujono, di Pati, Sabtu (8/2/2014).

Jumlah warga yang mengungsi saat ini, kata dia, jauh berkurang, dibanding sebelumnya yang mencapai puluhan ribu jiwa, dan berasal dari 118 desa yang tersebar di 17 kecamatan.

Adapun 16.285 pengungsi saat ini berasal dari 20 desa yang tersebar di tujuh kecamatan.

Tujuh kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Gabus, Juwana, Pati, Jakenan, Wedarijaksa, Sukolilo dan Kayen.

Jumlah pengungsi yang ada di Kecamatan Gabus sebanyak 1.895 jiwa, Juwana sebanyak 1.400 jiwa, Pati sebanyak 2.773 jiwa, Jakenan sebanyak 4.390 jiwa, Sukolilo sebanyak 256 jiwa dan Kayen sebanyak 3.702 jiwa.

Banjir di Kabupaten Pati juga menggenangi lahan pertanian yang luasnya diperkirakan mencapai 10.063 hektare.

Belasan ribu hektare lahan pertanian yang tergenang banjir tersebut, tersebar di delapan kecamatan.

Kedelapan kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Kayen, Sukolilo, Trangkil, Wedarijaksa, Jakenan, Pati, Juwana, dan Gabus.(ant/rin)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co