Asap Mulai Kepung Kalimantan dan Riau

Kabut asap di pekanbaru mulai membahaykan kesehatan.(dok)

Asap tutupi kota pekanbaruKabut akibat asap pembakaran hutan di Riau mulai menyelimuti kota Pekanbaru.

TRANSINDONESIA.co, Jakarta :  Di saat sejumlah daerah di Indonesia terendam banjir, kondisi yang berbeda justru terjadi di Provinsi Riau, Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Ketiga provinsi ini mulai dikepung asap akibat hutan dan lahan yang terbakar.

“Ketika kita sedang sibuk banjir dan erupsi, dalam perspektif kebencanaan muncul yang namanya cuaca lokal yang menonjol di Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Cuaca lokal yang dimaksud ini memang berbeda dengan cuaca umum. Kalau yang umumnya hujan, sementara di sana kering,” kata Tri Budiarto, Deputi Penanganan Darurat Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) di kantor BNPB di Jakarta, Rabu (5/2/3014).

Menurut data yang berhasil dihimpun BNPB, hingga Selasa (4/2/2014), sudah muncul asap di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Meranti, dan Kota Dumai di Riau. Asap juga sudah muncul di Kabupaten Pontianak, Kalbar dan di dua kabupaten di wilayah Kalteng.

“Kami sudah mengkomunikasikan hal ini dengan seluruh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) di tiga provinsi tersebut, dan hari ini mereka sedang memantau perkembangannya,” terang dia.

Berdasarkan informasi yang diterima BNPB, dua minggu terakhir ini di lokasi-lokasi tersebut memang sudah mulai kering. Untuk membersihkan lahan, seperti biasa warga di sana melakukannya dengan cara dibakar, sehingga menghasilkan banyak asap.

“Kalau melihat musim secara global, memang belum waktunya musim kering. Tapi di sana sudah kering dan kejadian hal seperti ini,” imbuh Tri.

Untuk mengantisipasi agar api dan asap tidak semakin meluas, BNPB juga telah berkoordinasi dengan provinsi dan kabupaten/kota terkait untuk lebih siaga bencana.

“Kita sudah berkomunikasi agar mereka lebih siaga bencana api dan asap, seperti yang dilakukan saat siaga banjir dan longsor,” jelasnya.(bs/lin)

 

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co