Indonesia Berdakwah

Aktivis Lingkungan Riau Gelar Aksi ‘Melawan Asap Malaysia’

Titik Api di Sumatera.

titik api di riau

 

 

TRANSINDONESIA.co, Pekanbaru : Hari ini Aktivis lingkungan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Jaring Kerja Penyelamatan Hutan Riau (Jikalahari) akan menggelar aksi ‘Melawan Asap Malaysia’.

Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan atas bencana kabut asap di daerah tersebut.

“Aksi ini akan dipusatkan di depan Kantor Konsulat Malaysia di Pekanbaru,” kata koordinator Jikalahari, Muslim di Pekanbaru, Riau, Senin (10/2/2014).

Ia mengatakan, aksi tersebut akan dilaksanakan hari ini Selasa (11/2/2014) sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam aksi ini para aktivis meminta agar Malaysia meminta maaf kepada Indonesia. Karena perusahaan negara tetangga itu terbukti telah membakar lahan di Riau.

“Aksi ini juga peringatan pada hakim yang sedang memeriksa terdakwa pembakar lahan dari kalangan perusahaan milik Malaysia di PN Pelalawan. Kami meminta terdakwa agar di sidang dengan maksimal dan PN serius menegakkan keadilan ekologis untuk rakyat,” katanya.

Polda Riau sebelumnya telah menetapkan sejumlah tersangka pembakar lahan. Termasuk korporasi yakni PT Adei Plantation and and Industry.

PT Adei Plantation and Industry merupakan perusahaan Malaysia yang memiliki Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Pelalawan.

Khusus di Kabupaten Pelalawan, seluas 12.860 hektare kebun inti berada di Desa Kemang dan Desa Palas (Kecamatan Pangkalan Kuras), Desa Batang Nilo Kecil dan Desa Telayap (Kecamatan Pelalawan) dan Desa Sungai Buluh (Kecamatan Bunut).(rol/ful)

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.