Pukul Wartawan, Mantan Kapolres Siantar di Jebloskan Dalam Penjara

Penjara

TRANSINDONESIA, Medan :  Mantan Kapolres Pemantang Siantar yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Sumut, AKBP Fatori akirnya  dijebloskan ke tahanan terhitung Kamis (16/1/2014).

Perwira menengah (Pamen) ini dieksekusi setelah Mahkamah Agung (MA) menyatakan dia bersalah dan menghukumnya 2 bulan penjara, karena menganiaya tahanan ketika menjabat Kapolres Pemantang Siantar.

Fatori dijebloskan ke Rumah Tahanan Polisi (RTP) di Mapolda Sumut sekitar pukul 16.35 WIB.

“Dia resmi ditahan tadi sore. Eksekusi dilakukan dua jaksa dari Kejari berkoordinasi dengan Polda Sumut,” kata Kasubdit Pengelolaan Data dan Informasi (PID) Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan kepada wartawan.

Dia juga menjelaskan proses eksekusi itu. Dua orang jaksa dari Kejari Pematang Siantar menyerahkan Fatori kepada Polda Sumut untuk menjalani masa hukuman selama dua  bulan penjara karena melakukan pemukulan terhadap seorang wartawan di dalam tahanan saat dia menjabat sebagai Kapolres.

Ketika itu, Kapolda Sumut yang dijabat Irjen Pol Oegroseno memproses perkara tersebut sehingga Fataori dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres dan di nonjobkan oleh Oegroseno. Namun, setelah Oegroseno tidak lagi menjabat sebagai Kapolda Sumut, entah bagaimana Fatori yang masih dalam kasus itu bisa menjabat sebagai Wadir Pamobvit yang kini harus menjalani hari-harinya dalam tahanan.(mrdk/sur)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co