Peringati Tiga Tahun Revolusi Mesir, Puluhan Orang Tewas

Mesir BentrokKorban bentrokan di Mesir

TRANSINDONESIA, Mesir : Bentrokan terjadi di sejumlah wilayah di Mesir menewaskan setidaknya 49 orang. Bentrokan terjadi tepat saat Mesir tengah memperingati tiga tahun pemberontakan yang menggulingkan Presiden Husni Mubarak pada 2011.

Insiden ini dinilai sebagai kekerasan terburuk yang diarahkan pada para pendukung presiden terguling Muhammad Mursi sejak mereka menggelar puluhan kali unjuk rasa. Saksi melaporkan, bentrokan mematikan terjadi di Minya, Giza, Alexandria dan beberapa provinsi lainnya.

Korban tewas berjumlah 29 orang dan 170 lainnya terluka. Aljazeera melaporkan, korban tewas juga banyak terdapat di Alf Maskan, timur Kairo. Namun belum ada konfirmasi terkait jumlah pasti korban.

Dua saksi di daerah itu menunjukkan foto yang menampakkan sedikitnya sembilan mayat terbungkus kafan. Ikhwanul Muslimin menyatakan, lebih dari 50 orang tewas. Namun banyak yang meragukan laporan itu, sebab Ikhwanul Muslimin kerap membesar-besarkan jumlah korban di masa lalu.

Kelompok bersenjata juga melancarkan tiga serangan terhadap pasukan keamanan. Salah satu serangan membuat sebuah helikopter militer jatuh di utara Sinai. Sementara itu, dua ledakan mengguncang Kairo pada Sabtu (25/1/2014). Tak lama berselang, ledakan ketiga di Suez menargetkan sebuah markas polisi.

Langkah-langkah keamanan telah ditempatkan di beberapa wilayah mesir sejak Sabtu. Menteri Dalam Negeri Muhammad Ibrahim mendesak warga Mesir untuk tak takut pada acara peringatan pemberontakan.

Ribuan pendukung militer dan pemerintah berkumpul di lokasi strategis di pusat kota. Termasuk Tahrir Square yang menjadi titik fokus pemberontakan selama 18 hari pada 2011 lalu.(ach/rol/fen)

Bagikan

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co