Militer Tiongkok Dilarang Beli Mobil Asing, Perwira Dibatasi ke Luar Negeri

tiongkok
TRANSINDONESIA, Beijing : Militer Tiongkok akan menghentikan pembelian mobil-mobil bermerek dari luar negeri untuk mendukung penghematan anggaran, demikian dilaporkan kantor berita Xinhua seperti dikutip Bloomberg, Senin (13/1/2014).

Langkah tersebut telah disetujui oleh Presiden Xi Jinping dan komisi pusat militer, demikian dikatakan markas angkatan bersenjata Tiongkok.

Militer juga meminta petinggi-petingginya untuk tidak sering berplesir ke luar negeri serta mengikuti jamuan-jamuan mewah. Tidak hanya itu para perwira juga dilarang menerima hadiah dari pihak lain.

Tiongkok memang sedang menekan para birokrat sipil dan militer untuk membeli mobil bermerek lokal untuk menghemat uang pemerintah. Tahun lalu militer juga sudah mengeluarkan larangan agar mobil-mobil mewah, seperti Porsche dan Bentley, tidak menggunakan plat nomor militer.

Semua langkah itu diambil Tiongkok untuk memberantas praktik korupsi.

Surat kabar militer Tiongkok, PLA Daily, pada April 2013 pernah menurunkan daftar lengkap mobil-mobil mewah yang dilarang menggunakan plat nomor militer. Mobil-mobil itu antara lain Mercedes-Benz, BMW, Lincoln, Cadillac, Volkswagen Phaeton, Bentley, Jaguar, Porsche, Land Rover, Porsche Cayenne, dan Audi Q7.

Sementara untuk mengantisipasi kebijakan itu produsen-produsen mobil lokal seperti FAW Group Corp dan SAIC Motor Corp mulai mengembangkan model-model mobil premium, yang tidak kalah kualitasnya dengan merek asing.(Blom/fen)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co