Indonesia Berdakwah

Kebiasaan Cium Tangan SBY, Ketua PWI: Daripada Cium Kaki

Cium tanganMargiono cium tangan SBY pada peringatan Hari Pers Nasional di Palembang, 9 Februari 2010.(Foto: Kompasiana.com)

TRANSINDONESIA, Jakarta : Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono menilai kebiasaannya mencium tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak perlu dihubungakan dengan kesetaraan sebagai bagian dari pers. Hal tersebut, kata dia biasa dilakukannya kepada orang yang lebih tua.

“Ya cium tangan (sewaktu bertemu SBY), daripada cium kaki,” kata Margiono di kompleks kepresidenan setelah bertemu SBY bersama pimpinan PWI lainnya, di Jakarta, Senin (27/1/2014).

Hari ini Margiono dan panitia penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) bertemu dengan presiden untuk melaporkan progres penyelenggaraan acara yang akan diadakan di Bengku pada Februari mendatang itu.

“Saya sama yang tua ya cium tanganlah, enggak enak saya,” kata dia sambil tertawa.

Margiono menambahkan memang sebelumnya ada suara-suara protes karena dirinya mencium tangan SBY. Namun, kata dia untuk merespon hal tersebut dia menyebut banyaknya orang yang dia cium tangannya. Jika dihitung bisa hingga 64 orang. Para tokoh tersebut berasal dari berbagai kalangan baik dari pers, pemerintah hingga pengusaha.

“Habis (protes) itu saya mengeluarkan daftar orang yang saya cium tangannya. Ada 64,” kata dia lagi.(bs/mat)

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.