Karen Ngaku Sering Diancam Pecat oleh DPR

Karen AgustiawanDirut Pertamina Karen Agustiawan berada di ruang tunggu KPK.(antara)

TRANSINDONESIA, Jakarta :  Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan mengaku, kerap mendapatkan ancaman pemecatan terkait penolakan pemberian hadiah kepada anggota DPR.

Hal itu diungkapkan oleh Rudi Alfonso pengacara Karen di kantor KPK, Senin (27/1/2014).

“Ibu ini kan sudah sering diancam untuk dipecat. Tapi tidak pernah melayani permintaan itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Karen disebut memberikan hadiah berupa Tunjangan Hari Raya (THR) kepada anggota Komisi VII DPR. Namun, hal tersebut dibantah oleh Mantan Kepala Satuan Kerja khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini.

“Tidak ada pemberian dari Pertamina ke DPR,” kata Rudi.

Karen hari ini menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait kegiatan di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) dengan tersangka Mantan Sekretaris Jenderal Kemen ESDM Waryono Karno.

KPK Periksa Wakil Ketua PPATK

Wakil Ketua Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Priharsa Nugraha mengatakan, Agus diperiksa untuk tersangka Budi Mulya.

“Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka BM,” kata Priharsa di kantor KPK, Jakarta, Senin (27/1/2014).

Priharsa mengatakan, Agus diperiksa bukan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua PPATK melainkan Mantan Deputi Direktur DPSHM Bank Indonesia.

KPK telah menetapkan eks Gubernur Bank Indonesia (BI) Bidang Pengelolaan Moneter Budi Mulya sebagai tersangka. Sedangkan, eks Deputi Gubernur BI Bidang Pengawasan, Siti Fadjriah dinilai sebagai orang yang bertanggungjawab atas turunnya dana talangan ke Bank Century.

Keduanya diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pemberian FPJP ke Bank Century pada tahun 2008 dan terkait penetapan Bank Century sebagai bank gagal.(ant/bs/fer/met)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co