Jembatan Gantung di Banten Putus, 2 Orang Tewas dan 16 Orang Hilang

Sungai CibantenJembatan Sungai Cibanten yang putus mengakibatkan puluhan orang terjatuh ke sungai dan hanyut

TRANSINDONESIA, Banten : Dua orang tewas, 16 orang hilang akibat jembatan gantung Sungai Cibanten putus dibatas Kelurahan Keagungan dan Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Kota Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Selasa (21/1/2014).

Musibah jembatan gantung putus terjadi di saat anak-anak menonton latihan arung jeram banjir dari atas jembatan Sungai Cibanten pada Selasa (21/1/2014) pukul 16.00 WIB.

“Mereka nonton di jembatan gantung dari kayu. Karena jembatan tidak kuat menahan beba maka ambruk,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya yang diterima transindonesia.co.

Musibah terjadi di batas Kelurahan Keagungan dan Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Kota Serang, Kota Serang, Provinsi Banten itu kata Sutopo, ada sekitar 40 orang yang di atas jembatan saat putus.

“Hingga pukul 20.30 WIB ini tercatat 2 orang meninggal, 12 masih dalam pencarian dan 22 orang selamat,” kata Sutopo.

Kirban tewas adalah, Firdaus (14) dan Rahman (9). Untuk korban yang hilang masih dalam penanganan BPBD Banten, Brimob. TNI/Polri sudah ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Malam ini Tim SAR masih melakukan pencarian.(sof)

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co